Perilaku konsumen merupakan studi yang mengkaji bagaimana individu
membuat keputusan membelanjakan sumberdaya yang tersedia dan dimiliki (waktu,
uang, dan usaha) untuk mendapatkan barang atau jasa yang nantinya akan dikonsumsi
(Suryani, 2008:20). Cakupannya meliputi semua aktivitas yang dilakukan untuk
mendapatkan, mengkonsumsi, menggunakan produk dan jasa, dan mengevaluasi
setelah membeli dan mengkonsumsi produk atau jasa yang dipilih. Keputusan
konsumen dalam pembelian selain dipengaruhi oleh karakteristik konsumen, dapat
juga dipengaruhi oleh rangsangan perusahaan yang mencangkup produk, harga,
tempat, dan promosi.
Perlu dicatat bahwa ‘’empat P’’ menunjukkan pandangan penjual tentang kiat
pemasaran yang tersedia untuk mempengaruhi. Dari sudut pandang pembeli, setiap
kiat pemasaran dirancang untuk memberikan manfaat bagi pelanggan. Maka dari itu
masing-masing alat pemasaran tersebut harus dirancang supaya dapat memberikan
manfaat bagi pelanggan.
Robert Lauterbon dalam Abdullah (2012:72) berpendapat bahwa ada ‘’empat
P’’ berhubungan dengan ‘’empat C’’ pelanggan, sebagai berikut :
1. Kebutuhan dan keinginan pelanggan (Customer Needs and Wants)
Kebutuhan pelanggan itu kompleks meliputi kebutuhan dasar fisik akan
makanan, pakaian, keamanan; kebutuhan sosial akan rasa memiliki; dan kebutuhan
pribadi akan ilmu pengetahuan dan ekspresi diri. Keinginan adalah bentuk yang
berasal dari kebutuhan manusia yang dibentuk oleh budaya dan pribadi seseorang.
(Kotler, 2006:3).
2. Biaya Pelanggan (Cost to the customer)
Bagi kelompok konsumen yang daya belinya terbatas, harga menjadi
pertimbangan utama dalam pembelian. Apakah konsumen membutuhkan barang yang
murah, yang harganya terjangkau tetntunya perlu di pertimbanggkan oleh perusahaan.
3. Kemudahan (Convenience)
Adanya sekelompok konsumen menginginkan kepraktisan, kemudahan,
sementara ada kelompok konsumen yang menginginkan suatu produk yang mampu
menunjukkan dirinya sebagai ungkapan kebutuhan aktualisasi diri perlu menjadi
dasar pertimbangan dalam merancang kemudahan produk.
4. Komunikasi (Communication)
Dalam pengambilan keputusan konsumen, informasi yang diterima konsumen
melalui komunikasi. Komunikasi secara sederhana diartikan sebagai proses
penyampaian pesan dari sumber ke penerima. Komunikasi memainkan peran penting
untuk membentuk persepsi konsumen.Persepsi ini akan mempengaruhi sikap dan
perilaku konsumen (Suryani, 2008:85).
No comments:
Post a Comment