Sunday, September 8, 2024

Dimensi Stres Kerja

 Parker & DeCotiis (1983) melakukan penelitian mengenai kaitan model stres

kerja yang berpusat terhadap stres perusahaan dan pekerjaan. Penelitian yang dilakukan
menunjukan jika stres kerja merupakan multidimensi. Dimensi yang berbeda dari stres
kerja dan dua dimensi tersebut merupakan tekanan waktu dan kecemasan.

  1. Tekanan waktu (time stress)
    Tekanan waktu adalah perasaan yang dialami seseorang ketika dia
    dalam keadaan di bawah tekanan yang signifikan. Tekanan waktu tersebut
    adalah persepsi pekerja ketika mereka tidak mampu dan tidak dapat
    menyelesaikan pekerjaan atau tugas pada waktu yang ditetapkan.
  2. Kecemasan (anxiety)
    Kecemasan merupakan ketegangan atau tekanan yang dirasakan pekerja
    karena kondisi kerjanya. Kecemasan ialah kondisi emosional yang kurang
    menyenangkan yang memiliki konsekuensi adaptif dan maladaptif.
    Sementara itu berdasarkan Robbins dan Judge (2013), stres kerja mempunyai tiga
    dimensi yaitu:
  3. Lingkungan
    Lingkungan sosial juga mempengaruhi stres kerja. Dimana dukungan
    sosial bekerja untuk mendorong seseorang melakukan pekerjaannya.
    Ketidakcocokkan lingkungan menjadi penyebab masyarakat tidak mampu
    menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan, yaitu di bidang
    teknologi, ekonomi dan politik.
  4. Organisasi
    Semua kegiatan dalam organisasi berhubungan bersama karyawan.
    Misalnya tuntutan pekerjaan atau beban kerja yang terlalu berat, pekerjaan yang
    menuntut tanggung jawab tinggi, karyawan lain yang tidak menyenangkan.
    Semua itu dikelompokkan menjadi tiga jenis: peran, hubungan interpersonal
    dan tugas
  5. Personal

No comments:

Post a Comment