Saturday, September 7, 2024

Indikator Konflik Kerja

 


Perbedaan nilai dan persepsi dan ketidakmampuan individu dalam
mengendalikan emosinya dapat menyebabkan terjadinya konflik kerja. Salah satu
indikator penyebab konflik kerja adalah perbedaan visi dan misi masing-masing
individu dalam organisasi.
Menurut Fitriana (dalam Piana, 2017:18-19) indikator konflik kerja adalah:
a. Kesalahan komunikasi, terjadi apabila seseorang atau lebih menerima
informasi yang berbeda dengan sumber informasi sehingga terjadi perbedaan
mendasar dalam mempersepsikan isi dari persepsi tersebut.
b. Perbedaan tujuan, terjadi apabila seseorang atau lebih memiliki
ketidaksamaan dalam memandang tujuan-tujuan yang hendak dicapai.
c. Perbedaan dalam penilaian atau persepsi, terjadi apabila seseorang atau lebih
memiliki perbedaan dalam sikap, ketidaksesuaian nilai dan persepsi.
d. Interdependensi aktivitas kerja, terjadi apabila seseorang diberi tugas secara
berlebihan sedangkan orang lain harus menunggu atau menggantungkan
pekerjaannya kepada orang lain.
e. Kesalahan dalam afeksi, terjadi apabila seseorang memperlakukan rekan
kerjanya menjadi tidak nyaman dalam bekerja, terutama dalam hal perasaan
atau suasana hatinya.
Konflik kerja bila dikelola dengan baik dapat berdampak positif dan
membawa pengaruh yang baik pula terhadap organisasi. Pemimpin yang piawai
dalam mengambil keputusan, pegawai yang memiliki semangat kerja tinggi dan
saling mendukung akan memudahkan organisasi dalam menerapkan visi dan
mencapai misinya

No comments:

Post a Comment