Saturday, September 7, 2024

Klasifikasi Stroke

 Klasifikasi

Klasifikasi stroke dibedakan menurut patologi dari serangan

stroke meliputi (LeMone et al., 2016):

1. Stroke hemoragik

Stroke hemoragik merupakan perdarahan serebral dan mungkin

perdarahan subarakhnoid. Disebabkan oleh pecahnya pembuluh

darah otak pada daerah otak tertentu dan pada umumnya

kesadaran klien menurun (Muttaqin, 2008). Terdapat dua jenis

stroke hemoragik yaitu hemoragi intraserebral dan hemoragi

subarakhnoid.

a) Perdarahan intraserebral

Pecahnya pembuluh darah dikarenakan hipertensi yang

mengakibatkan darah masuk ke dalam jaringan otak,

membentuk massa yang menekan jaringan otak dan

menimbulkan edema otak.

b) Perdarahan subarakhnoid

Perdarahan yang berasal dari pecahnya aneurisma berry atau

AVM. Pecahnya arteri dan keluarnya ke ruang subarakhnoid

menyebabkan TIK meningkat secara mendadak,

meregangnya struktur peka nyeri, dan vasopasme pembuluh

darah serebral yang berakibat disfungsi otak global yaitu

nyeri kepala, penurunan kesadaran maupun disfungsi otak

fokal yaitu hemiparesis, gangguan hemisensorik, afasia, dan

lainnya.

2. Stroke Nonhemoragik

Stroke yang berupa iskemia atau emboli dan trombosis serebral

yang biasanya terjadi saat setelah lama istirahat, baru bangun

tidur, atau di pagi hari. Stroke nonhemoragik ini tidak terjadi

perdarahan namun terjadi iskemia yang menimbulkan hipoksia

dan edema sekunder

No comments:

Post a Comment