Menurut Gaol (2020: 640) terdapat 6 jenis konflik yaitu :
a. Konflik dalam diri seseorang
Seseorang dalam mengalami konflik internal dalam dirinya
karena ia harus memilih tujuan yang saling bertentangan. la merasa
bimbang mana yang harus dipilih atau dilakukan. Konflik dalam
diri sescorang juga dapat terjadi karena tuntutan tugas yang
melebihi kemampuannya.
b. Konflik antar individu
Konflik antar individu sering kali disebabkan oleh adanya
perbedaan tentang isu tertentu, tindakan dan tujuan dimana hasil
bersama sangat menentukan
c. Konflik antar anggota kelompok
Konflik antar anggota kelompok Suatu kelompok dapat
mengalami konflik substantif atau konflik afektif. Konflik substantif
ialah kofnik yang terjadi karena latar belakang keahlian yang
berbeda. Sedangkan konflik afektif adalah konflik yang terjadi
didasarkan atas tanggapan emosional terhadap situasi tertentu.
d. Konflik antar kelompok
Konflik antar kelompok terjadi karena masing - masing
kelompok ingin mengejar kepentingan atau tujuan kelompoknya
masing - masing. Misalnya konflik yang mungkin terjadi antara
bagian produksi dengan bagian pemasaran.
e. Konflik intra perusahaan
Konflik intra perusahaan meliputi empat subjenis, yaitu konflik,
vertikal, horizontal, lini staff dan konflik peran. Misalnya saja
seseorang disatu sisi menjabat sebagai kepala subbagian, proses
produksi dan di pihak lain menjadi kepala serikat pekerja. Suatu
ketika pegawai tersebut menuntut adanya kenaikan gaji dan diposisi
yang sama perusahaan mengalami rugi, disinilah mulai terjadi
konflik.
f. Konflik antar perusahaan
Konflik bisa juga terjadi antar organisasi karena saling
ketergantungan satu sama lain, antara pemasok, pelanggan maupun
distributor. Tindakan suatu organisasi dapat disebabkan adanya
dampak negatif terhadap perusahaan yang lainnya.
Menurut Mangkunegara (2020:155) konflik itu dibedakan
menjadi 4 jenis, yaitu :
a. Konflik hierarki
Konflik antara berbagai tingkatan organisasi. Manajemen
menengah mungkin konflik dengan personalia penyedia, dewan
direktur mungkin konflik dengan manajemen puncak, atau
secara umum terjadi konflik antara manajemen dan para
pegawai.
b. Konflik fungsional
Konflik antara berbagai departemen fungsional organisasi.
Sebagai contoh klasik, konflik anatar departemen produksi dan
pemasaran dalam suatu organisasi perusahaan.
c. Konflik Lini-Staff
Konflik antara lini dan staf. Hal ini sering merupakan hasil
adanya perbedaan-perbedaan yang melekat pada personalia lini
dan staff.
d. Konflik formal - informal
Merupakan konflik antara organisasi formal dan informal
No comments:
Post a Comment