Definisi kinerja adalah sesuatu yang dicapai, prestasi yang diperlihatkan,
kemampuan kerja. Kinerja diberi pengertian “sebagai perilaku nyata yang
ditampilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan
sesuai dengan perannya dalam perusahaan” (Nguyen, Yandi, & Mahaputra, 2020:
646). Pengertian tersebut dapat dimaknai bahwa karyawan yang bekerja sesuai
peran dan fungsinya dalam suatu organisasi akan menghasilkan prestasi kerja
melalui serangkaian proses perilaku antara orang yang satu dengan yang lain.
Dengan demikian kinerja juga dapat dimaknai sebagai sesuatu yang benar-benar
dilakukan orang dalam organisasi yang dapat diamati oleh orang lain.
Kata kinerja adalah terjemahan dari bahasa inggris, yaitu performance.
Kata performence berasal dari kata to perform yang artinya menampilkan atau
melaksanakan. Performance berarti penampilan kerja. Kinerja merupakan suatu
wujud perilaku seseorang atau organisasi dengan orientasi prestasi. Kinerja
merupakan konsep yang bersifat tentang operasional suatu organisasi, bagian
organisasi, serta karyawannya berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan
sebelumnya. Organisasi pada dasarnya terapkan oleh manusia, maka kinerja
sesungguhnya merupakan perilaku menjalankan perannya dalam organisasi untuk
memenuhi standar yang telah ditetapkan agar dapat membuahkan tindakan serta
hasil yang diinginkan.
Pengertian kinerja berawal dari kata job performance atau actual
performance. Ia menekankan bahwa kinerja adalah kerja secara kualitas dan
kuantitas; yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya
sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Widodo, Romsi, &
Murni, 2020: 66). Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai seseorang dalam
melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya, berdasarkan kecakapan,
pengalaman, kesungguhan, dan waktu. Hasil kerja atau prestasi itu merupakan
gabungan dari tiga faktor terdiri dari: (a) minat dalam bekerja, (b) penerimaan
delegasi tugas, dan (c) peran dan tingkat motivasi seorang pekerja (Zulkarnaen,
Supriyati, & Sudiarditha, 2020: 175). Semakin tinggi/baik ketiga faktor tersebut
dalam bekerja maka akan semakin besar/baik prestasi kerja atau kinerja seorang
pekerja/karyawan.
Suminah & Roshayanti (2020: 170); Prabasari, Martini, & Suardika,
(2018: 2) menyatakan bahwa kinerja (prestasi kerja) adalah hasil secara kualitas
dan kuatitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya
sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Efriyanti, Arafat,
Wahidy, (2021: 4) menyatakan bawha kinerja adalah hasil yang dicapai dari suatu
pekerjaan yang dilaksanakan guru sebagai pengelola proses belajar mengajar
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Riyadi & Mulyapradana (2017: 1)
menyatakan bahwa kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh individu atau
kelompok dalam suatu organisasi sesuai dengan tanggung jawab yang telah
diberikan kepadanya dengan tujuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
organisasi tersebut.
Melalui definisi dan uraian tentang kinerja di atas, dapat disimpulkan
bahwa sebenarnya kinerja adalah sesuatu yang dapat dilihat atau diamati.
Perbedaannya adalah jika kinerja yang merujuk sebagai hasil dapat dilihat melalui
kuantitas suatu produk/barang dalam unit tertentu. Kemudian kinerja yang
merujuk sebagai perilaku dapat dilihat melalui pengamatan atau observasi yang
bersifat kualitatif. Perilaku orang atau pegawai dalam bekerja dapat berupa
tindakan, ucapan, sikap, dan perilaku yang sesuai dengan tujuan dan misi
organisasi.
No comments:
Post a Comment