Proses sebagai langkah awal seseorang melakukan tindakan akibat kekurangan
secara fisik dan psikis atau dengan kata lain adalah suatu dorongan yang ditunjukan
untuk memenuhi tujuan tertentu (Fred Luthans, 2012). Motivasi Kerja adalah kondisi
yang berpengaruh dalam membangkitkan, mengarahkan dan memelihara perilaku
yang berhubungan dengan lingkungan kerja. (McCormick, 2012).
Motivasi Kerja memiliki arti sebagai sikap mental dan keadaan kejiwaan
manusia yang memberikan energi, menggerakkan/mendorong kegiatan dan
mengarah/menyalurkan perilaku ke arah mencapai kebutuhan yang memberi
kepuasan atau mengurangi ketidakseimbangan (Steiner dan barelson, 2012). Motivasi
Kerja merupakan daya pendorong yang mengakibatkan seorang karyawan mau dan
rela untuk menggerakkan kemampuan dalam membentuk keahlian dan keterampilan
tenaga dan waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi
tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya dalam rangka pencapaian tujuan
dan berbagai sasaran perusahaan yang telah ditentukan sebelumnya (Siagian, 2012).
Motivasi Kerja adalah sesuatu yang mendorong seseorang (baik berasal dari
dalam maupun dari luar diri seseorang), sehingga seseorang tersebut akan memiliki
semangat, keinginan dan kemauan yang tinggi serta akan memberikan kontribusi
yang sebesar besarnya demi keberhasilan mencapai tujuan bersama. Motivasi
merupakan suatu proses dimana kebutuhan-kebutuhan mendorong seseorang untuk
melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah ketercapainya tujuan tertentu, jika
brrhasil dicapai, akan memuaskan atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut
(Munandar, 2010).
Motivasi merupakan pemberian atau penimbulan motif, dan hal atau keadaan
yang menimbulkan motif, jadi motivasi kerja merupakan sesuatu yang menimbulkan
semangat atau dorongan kerja, dimana kuat atau lemahnya motivasi kerja seorang
tenaga kerja ikut menbentukan besar kecil prestasi (Wexley, 2012) Motivasi adalah
karakteristik psikologis pada aktifitas manusia untuk memberi kontribusi berupa
tingkat komitmen seseorang termasuk faktor-faktor yang menyebabkan, menyalurkan
dan mempertahankan tingkah laku manusia dalam arah tekad tertentu untuk mencapai
keinginan. Aktifitas yang dilakukan adalah aktifitas yang bertujuan agar terpenuhi
keinginan individu.
Menurut (Siagian S. P., 2011), motivasi kerja sebagai daya dorong barang
untuk memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya demi keberhasilan organisasi
mencapai tujuannya, dengan pengertian bahwa tercapainya tujuan organisasi berarti
tercapai pula tujuan pribadi para anggota organisasi yang bersangkutan. Sementara
(Robbins S. , 2012) mengatakan motivasi kerja sebagai kesediaan untuk
mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi kearah tujuan–tujuan organisasi, yang
dikondisikan oleh kemampuan upaya tersebut untuk memenuhi suatu kebutuhan
individu. Motivasi kerja merupakan suatu modal dalam menggerakkan dan
mengarahkan para karyawan atau pekerja agar dapat melaksanakan tugasnya masing–
masing dalam mencapai sasaran dengan penuh kesadaran, kegairahan dan
bertanggung jawab (Hasibuan M. , 2013). Motivasi merupakan kegiatan yang
mengakibatkan, menyalurkan, dan memelihara perilaku manusia. Motivasi ini
merupakan subjek yang penting bagi manajer, karena manajer harus bekerja dengan
dan melalui orang lain. Manajer perlu memahami orang-orang yang berperilaku
tertentu agar dapat mempengaruhinya untuk bekerja sesuai dengan yang diinginkan
organisasi (Handoko T. H., 2014)
No comments:
Post a Comment