Sunday, September 8, 2024

Jenis – Jenis Motivasi Kerja

 


Menurut (Hasibuan M. , 2013), terdapat dua jenis motivasi kerja, yaitu:

  1. Motivasi positif. Dalam motivasi positif pimpinan memotivasi (merangsang)
    bawahan dengan memberikan hadiah kepada mereka yang berprestasi di atas
    prestasi standar, dengan motivasi positif ini semangat kerja bawahan akan
    meningkat. Insentif yang diberikan kepada karyawan di atas standar dapat
    berupa uang, fasilitas, barang, dan lain-lain.
  2. Motivasi negatif. Dalam motivasi negatif, pimpinan memotivasi dengan
    memberikan hukuman bagi mereka yang bekerja di bawah standar yang
    ditentukan. Dengan motivasi negatif semangat bawahan dalam jangka waktu
    pendek akan meningkat karena takut dihukum, tetapi untuk jangka waktu
    yang panjang dapat berakibat kurang baik.
    Menurut (Wibiasuri, 2014), terdapat tiga jenis bentuk motivasi kerja, yaitu:
  3. Materiil insentif. Alat motivasi yang diberikan itu berupa uang atau barang
    yang memiliki nilai pasar, jadi memberikan kebutuhan ekonomis. Misal:
    kendaraan, rumah dan lain-lainnya.
  4. Non-materiil insentif. Alat motivasi yang diberikan berupa barang/benda yang
    tidak ternilai, jadi hanya memberikan kepuasan/kebanggaan rohani saja,
    Misalnya: medali, piagam, bintang jasa dan lain-lainnya.
  5. Kombinasi materiil dan non materiil insentif. Alat motivasi yang diberikan itu
    berupa materiil (uang atau barang) dan non materiil /medali dan piagam) jadi
    memenuhi kebutuhan ekonomis dan kepuasan/kebanggaan rohani.

No comments:

Post a Comment