Menurut Syafaruddin Alwi (1994) mengemukakan bahwa break even point memiliki keterbatasan
dalam penerapaanya. Dalam analisisnya break even point dapat dirasakan apabila
titik impasnya dapat dipertahankan selama periode tertentu apabila biaya dan
harga jual dalam posisi konstan, karena naik turunnya biaya dan harga jual akan
memperngaruhi titik break even point. Oleh sebab itu bagi analis, perlu
diketahui bahwa analisis break even point, mempunyai limitasi-limitasi
tertentu, yiaitu :
1. Fixed Cost haruslah konstan selama periode atau range of output
tertentu.
2. Variabel Cost dalam hubungannya dengan sales, haruslah konstan.
3. Sales price per unit tidak berubah dalam periode tertentu
4. Sales mix adalah konstan.
No comments:
Post a Comment