Pernyataan mengenai
pemimpin mempunyai banyak pengertian. Definisi pemimpin banyak, sesuai dengan
pribadinya masing-masing dan sesuai dengan situasinya.
Pemimpin menurut Ki Hadjar
Dewantara diwajibkan bersikap: Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa, dan
Tutwuri handayani. (Reksohadiprodjo,
1989: 47).
a. Ing Ngarsa Sung Tuladha
Ing Ngarso Sung Tulodho adalah
menjadi seorang pemimpin harus bisa memberikan suri tauladan yang baik bagi
bawahannya. Pemimpin harus bisa menjaga sikap sekaligus memiliki sikap dan
perilaku yang baik dalam segala langkah dan tindakannya agar dapat menjadi
panutan bagi anak bawahannya
b. Ing Madya Mangun Karsa
Mangun karsa
berarti di tengah pemimpin juga harus mampu
membangkitkan atau menggugah semangat bawahannya. Harus mampu meberikan
inovasi-inovasi baru pada anak didiknya yang bisa menciptakan peluang untuk
berprakarsa. Hal ini bisa dilakukan dengan berupaya membangun kreatifitas
pengembangan diri dalam setiap kesempatan. Sehingga pemimpin harus kreatif
dalam memimpin supaya orang yang dipimpinnya mempunyai wawasan baru dalam
bertindak.
c. Tutwuri Handayani
Tut wuri handayani, yang dimaksud
adalah menjadi seorang pemimpin harus memberikan dorongan moral dan semangat
dari belakang. Terutama dorongan moral yang sangat dibutuhkan para bawahannya
yang bisa menumbuhkan semangat juang yang tinggi sehingga dapat mencapai tujuan
yang dicita-citakan bersama
Definisi pemimpin
menurut Fairchild yang dikutip oleh Kartini Kartono dalam bukunya Pemimpin dan Kepemimpinan (1998:33), menyatakan pemimpin itu adalah “ Seseorang yang memimpin, dengan cara
memprakarsai tingkah laku sosial, dengan mengatur, mengorganisir, mengontrol
atas upaya/usaha orang lain atau melalui kekuasaan atau posisi.”
Gaya
kepemimpinan merupakan salah satu posisi kunci dimana seorang pemimpin harus
bisa mempengaruhi , mengarahkan, dan menunjukan kemampuannya agar semua tujuan
perusahaan bisa tercapai sesuai dengan yang telah ditetapkan.
Menurut
Susilo
Martoyo (2000:81) dalam bukunya Sumber Daya Manusia bahwa
“ Gaya Kepemimpinan adalah norma perilaku yang digunakan oleh seseorang pada
saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain “. Sedangkan
menurut menurut Musanef (1996:81) Gaya kepemimpinan adalah “
Kecenderungan performa kepemimpinan dalam menjalankan tugas kepemimpinannya”
Dari
definisi diatas dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan adalah usaha seseorang yang diserahi
tugas sebagai pimpinan, untuk mengatur, mempersatukan dan menggerakan
bawahannya secara bersama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pada
hakikatnya kepemimpinan merupakan berasal dari pribadi pemimpin itu agar bisa
mempengaruhi orang lain. Dengan mempengaruhi bawahannya, seorang pemimpin
berharap bawahannya bisa bergerak dalam suatu ikatan tertentu, aktivitas
terarah, sadar dan bekerjasama dengan penuh tanggung jawab atas pekerjaannya
tersebut.
No comments:
Post a Comment