Dalam menentukan bentuk aktivitas perawatan yang
akan dilakukan pada suatu peralatan, perlu dipahami terlebih dahulu masalah
perawatan produksi tersebut sehingga tujuan aktivitas perawatan yang dilakukan
dapat terwujud. Pemilihan akan hal tersebut didasarklan kepada manfaat bagi
perusahaan untuk mendapatkan informasi dari kondisi peralatan produksi, juga
berperan dalam menjaga kualitas produksi yang dihasilkan. Keadaan ini bisa
terjadi karena salah satu kegiatan pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa dari
komponen mesin produksi dan dilanjutkan dengan perbaikan atau pergantian
apabila pada waktu terjadi pemeriksaan ditemukan adanya penyimpangan dari
kondisi yang ditentukan. Tujuan dari kegiatan pemeriksaan ini diantaranya
adalah (Lerch Ernst, 1987) :
a.
Mengetahui keadaan mesin apakah
masih berada dalam kondisi yang sudah
ditentukan.
b.
Meningkatkan kesiapan peralatan
untuk selanjutnya akan meningkatkan kelancaran proses produksi serta menjamin
kualitas produksi yamg dihasilkan.
c.
Mendeteksi dan memperbaiki kerusakan kecil sebelum terjadinya kerusakan yang
lebih besar.
Dalam menentukan selang waktu pemeriksaan mesin, ada
dua aspek yang perlu diperhatikan, yaitu
ongkos perawatan preventif dalam interval waktu pendek yang dapat meningkatkan
biaya perawatan dan sebaliknya ongkos akibat kerusakan yang dilakukan dalam
interval waktu yang panjang, disatu pihak juga akan meningkatkan ongkos
pemeliharaan akibat kerusakan.
Berdasarkan hubungan kedua aspek selang waktu
perawatan maka dalam melakukan kegiatan pemeriksaan perlu
diperhatikan hubungan angka tingkat availibilitas yang diinginkan dengan ongkos
total perawatan yang dikeluarkan. Oleh karena itu dalam menyelesaikan
pemeriksaan, dipilih model perawatan pemeriksaan yang memaksimumkan tingkat
availibilitas. Dari kedua total tersebut dapat dicari selang waktu perawatan
pemeriksaan yang menghasilkan kondisi yang optimalkan dari segi ongkos total
perawatan persatuan waktu dan tingkat availibilitas.
Seandainya dalam perawatan pencegahan diperoleh
ongkos total yang paling minimum sedangkan availibilitas kecil, maka hal
tersebut cocok untuk diambil sebagai selang waktu perawatan yang optimal. Oleh
karena itu dalam penentuan selang waktu perawatan yang optimal dilihat dari
segi ongkos total perawatan yang dibutuhkan untuk tingkat availibilitas yang
tinggi.
No comments:
Post a Comment