Informasi akuntansi berguna bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di lingkungan
yang dinamis dan kompetitif karena informasi akuntansi membantu para manajer dalam
mengintegrasikan inisiatif operasional dalam perencanaan strategi jangka panjang (Ismail and
King, 2005). Agar data keuangan dapat dimanfaatkan oleh pihak internal dan eksternal perusahaan,
maka data tersebut harus disusun dengan baik. Informasi akuntansi digolongkan menjadi tiga,
yaitu:
a. Informasi Operasi
Informasi ini menyediakan data mentah bagi informasi akuntansi keuangan dan informasi
akuntansi manajemen. Informasi operasi pada perusahaan manufaktur adalah informasi
pembelian dan pemakaian bahan baku, informasi produksi, informasi penggajian, informasi
penjualan, dan lain-lain
b. Informasi Akuntansi Manajemen
Informasi akuntansi manajemen ditujukan kepada pihak internal perusahaan, dan
merupakan informasi saat ini dan masa yang akan datang yang tidak memiliki sifat historikalInformasi ini digunakan untuk tiga fungsi manajemen, yaitu perencanaan, implementasi dan pengendalian. Informasi akuntansi manajemen disajikan kepada manajemen perusahaan dalam bentuk laporan, seperti anggaran, laporan penjualan, laporan biaya produksi, laporan biaya menurut pusat pertanggungjawaban, laporan biaya menurut aktivitas, dan lain-lain.
c. Informasi Akuntansi Keuangan
Informasi akuntansi keuangan digunakan oleh manajer maupun pihak eksternal perusahaan, bertujuan untuk menyediakan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan perubahan keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pemakai dalam hal pengambilan keputusan ekonomi. Wujud nyata dari informasi akuntansi adalah laporan keuangan yang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Informasi ini bersifat historikal dan harus disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Holmes dan Nicholls (1989) mengklasifikasikan informasi akuntansi dalam tiga jenis berdasarkan manfaatnya bagi para pemakai, yaitu:
a. Statutory Accounting Information
Informasi yang harus disiapkan sesuai dengan peraturan yang ada. Handayani (2011) menyatakan bahwa Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah mengeluarkan suatu pedoman untuk penyusunan laporan keuangan jika disajikan kepada pihak luar perusahaan. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) berisikan metode atau teknik-teknik akuntansi yang dapat digunakan suatu perusahaan. Laporan keuangan menurut SAK terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan.
b. Budgetary Information
Informasi akuntansi ini membantu manajemen untuk menjamin operasional perusahaan dijalankan sesuai dengan perencanaan yang ditetapkan. Informasi akuntansi yang disajikan dalam bentuk anggaran berguna bagi pihak internal dalam perencanaan, penilaian dan pengambilan keputusan. Informasi akuntansi anggaran yaitu anggaran kas, anggaran penjualan, anggaran biaya produksi dan anggaran biaya operasi.
c. Additional Accounting Information
Informasi akuntansi lain yang disiapkan perusahaan untuk meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer. Informasi tambahan meliputi laporan persediaan, laporan gaji karyawan, laporan jumlah produksi dan laporan biaya produksi.
No comments:
Post a Comment