Pengetahuan akuntansi sangat diperlukan oleh manajer atau
pemilik perusahaan dalam menjalankan operasi perusahaan.
Motivasi untuk mempelajari tentang pengetahuan akuntansi
akan meningkatkan pemahaman manajer atau pemilik dalam
menerapkan akuntansi dalam perusahaan. Pengetahuan
akuntansi dalam penelitian ini terdiri dari pengetahuan
deklaratif dan pengetahuan prosedural (Bonner dan Walker,
1994). Pengetahuan deklaratif merupakan pengetahuan
tentang fakta-fakta dan berdasarkan konsep, contohnya: kas
adalah bagian dari current assets; pengetahuan ini
memudahkan dalam analisis rasio, sedangkan pengetahuan
prosedural merupakan pengetahuan yang konsisten dengan
aturan-aturan, contohnya: penggunaan catatan keuangan
periode sebelumnya. Pengetahuan deklaratif biasanya
tergantung dari instruksi yang ada, sedangkan pengetahuan
prosedural biasanya tergantung pada pengalaman (Bonner
dan Walker, 1994).
Pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural dapat
meningkatkan kinerja (performance). Pengetahuan manajer
atau pemilik yang rendah menyebabkan banyak perusahaan
kecil dan menengah menggunakan jasa Konsultan atau
Akuntan Publik dalam penyediaan informasi akuntansi
(Holmes dan Nicholls, 1988).
Holmes dan Nicholls (1988), menyatakan bahwa terjadinya
permasalahan dalam penerapan akuntansi karena kurangnya
pengetahuan pemilik atau manajer perusahaan tentang
akuntansi. Peacock (1985) menyimpulkan bahwa rendahnya
pengetahuan akuntansi pemilik usaha menyebabkan banyak
perusahaan yang mengalami kegagalan. Holmes dan
Nicholls (1988) meneliti tentang penggunaan informasi
akuntansi. Penelitian ini dilakukan di Australia pada 928
perusahaan kecil. Holmes dan Nicholls menganalisis tingkat
penyiapan dan penggunaan informasi akuntansi oleh pemilik
atau manajer perusahaan kecil. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pendidikan pimpinan atau manajer perusahaan yang
rendah menyebabkan banyak perusahaan menggunakan jasa
Akuntan Publik dalam penyediaan informasi akuntansi.
Sedangkan Suhairi (2004) meneliti hubungan pengetahuan
akuntansi dan kepribadian wirausaha terhadap penggunaan
informasi akuntansi. Penelitian ini dilakukan pada
perusahaan manufaktur, sampel penelitian ini tersebar di
empat propinsi yaitu di Jabar, Jateng, Jatim dan DKI Jakarta.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi
seorang wirausaha mempunyai pengaruh positif terhadap
penggunaan informasi akuntansi. Jika seorang wirausaha
memiliki pengetahuan tentang akuntansi yang baik maka
wirausaha ini akan dapat menggunakan dan memahami
informasi-informasi akutansi yang digunakan dalam
pembuatan keputusan investasi.
Hasil penelitian Suhairi (2004) ini juga dapat digunakan
sebagai dasar hipotesis dalam penelitian ini bahwa
pengetahuan akuntansi berpengaruh terhadap penggunaan
informasi akuntansi
No comments:
Post a Comment