Ada beberapa kondisi dan situasi yang menentukan suatu saham itu akan
mengalami fluaktuasi (Irham Fahmi, 2012:87), yaitu :
a) Kondisi mikro dan makro ekonomi.
b) Kebijakan perusahaan dalam memutuskan untuk ekspansi (perluasan usaha),
seperti membuka kantor cabang (brand officer), kantor cabang pembantu (sub
brand office) baik ysng dibuka di domestic maupun luar negeri.
c) Pergantian direksi secara tiba-tiba.
d) Adanya direksi atau pihak komisaris perusahaan yang terlibat tindak pidana
dan kasusnya sudah masuk ke pengadilan.
e) Kinerja perusahaan yang terus mengalami penurunan dalam setiap waktunya.
f) Risiko sistematis, yaitu suatu bentuk resiko yang terjadi secara menyeluruh
dan telah ikut menyebabkan perusahaan itu terlibat.
g) Efek dari psikologi pasar yang ternyata mampu menekan kondisi teknikal jual
beli saham.
No comments:
Post a Comment