Monday, March 20, 2023

Pengukuran kinerja

  

Kaplan dan Norton (1996: 22) mengemukakan bahwa Balanced Scorecard menterjemahkan misi dan strategi ke dalam seperangkat ukuran yang menyeluruh yang memberi kerangka kerja bagi pengukuran dan sistem manajemen strategis. Selain setiap memberi penekanan pada pencapaian tujuan keuangan, Balanced Scorecard juga membuat faktor pendorong kinerja tercapainya tujuan keuangan tersebut. Selanjutnya dikatakan bahwa  Balanced Scorecard  menterjemahkan misi dan strategi ke dalam berbagai tujuan dan ukuran yang tersusun ke dalam empat perspektif yang seimbang yaitu, keuangan, pelanggan, proses internal serta pertumbuhan dan pembelajaran. Adapun rincian dari ke empat perspektif tersebut adalah sebagai berikut (Kaplan dan Norton,1996: 23-26).

  1. Perspektif keuangan

Perspektif keuangan memberikan petunjuk apakah strategi perusahaan, implementasi dan pelaksanaannya memberikan kontribusi atau tidak kepada peningkatan laba perusahaan. Tujuan biasanya berhubungan dengan profitabilitas, yang diukur misalnya oleh laba operasi, return on capital emloyed (ROCE) atau yang paling baru, nilai tambahan ekonomis (economic value added).

  1. Perspektif Pelanggan

Dalam perpektif pelanggan Balanced Scorecard, para manajer mengidentifikasi pelanggan dan segmen pasar dimana unit bisnis tersebut akan bersaing dan berbagi ukuran kinerja unit bisnis di dalam segmen sasaran. Perspektif ini biasanya terdiri dari atas beberapa ukuran utama atau ukuran generik keberhasilan perusahaan dari strategi yang dirumuskan dan dilaksanakan dengan baik. Selain itu, perspektif pelanggan seharusnya juga mencakup berbagai ukuran kepada pelanggan segmen pasar sebagai sasaran. Faktor pendorong keberhasilan pelanggan inti di segmen pasar tertentu merupakan faktor yang penting.

  1. Perspektif Proses Internal

Dalam perspektif proses internal, para eksekutif mengindentifikasi berbagai proses internal penting yang harus dikuasai dengan baik oleh perusahaan. Ukuran proses ini berfokus kepada berbagai proses internal yang akan berdampak besar kepada keputusan pelanggan dan pencapaian tujuan keuangan perusahaan.

  1. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan.

Pembelajaran dan pertumbuhan, mengindentifikasi insfrastruktur yang harus dibangun dalam menciptakan pertumbuhan dan peningkatan kinerja jangka panjang. Balanced scorecard menekankan pentingnya menanamkan investasi bagi masa datang yaitu investasi terhadap sumber daya manusia yang merupakan pendorong dihasilkannya kinerja yang baik dalam tiga perspektif lainnya. Pelatihan dan perbaikan tingkat keahlian karyawan.

No comments:

Post a Comment