a. Pengikut/ followership
Adanya kepemimpinan ini disebabkan adanya followership. Seseorang
menjadi pemimpin karena ada beberapa orang yang berkendak untuk
mengikuti yaitu bertindak sesuai dengan keinginan pemimpinnya. Pada
umunya followeship ini dapat di klasifikasikan menjadi 5 golongan yaitu:
- Followership yang berdasarkan naluri.
Terjadi beberapa pengikut dalam hal ini dikarenakan adanya dorongan
pada mereka untuk menaruh kepercayaan pada seseorang sehingga mereka
bersedia untuk bertindak tertentu yang dikendalikan oleh orang yang
mendapat kepercayaan. Orang yang menerima kepercayaan ini dianggap
sebagai pemimpin karena dia dianggap mampu melindungi kepentingan
atas orang-orang yang menaruh kepercayaan tadi. Kepemiminan dengan
kepengikutan jenis ini disebut dengan kepemimpinan karismatis yang
berarti kepatuhan karena percaya. - Followership yang berdasarkan agama.
Ini ditimbulkan karena beberapa orang memandang bahwa ada orang lain
mempunyai kelebihan dalam bidang keagamaan. Kita ketahui bersama
agama merupakan kepercayaan tingkat tinggi. - Followership yang berdasakan tradisi.
Ini timbul pada sejumlah orang. Karena kebiasaan secara turun menurun. - Followership berdasakan rasio.
Timbul dikalangan orang-orang cendikiawan/pelajar yang terlihat adanya
demokratis didalam mengambil keputusan. - Followership berdasarkan peraturan.
Ini terlihat pada organisasi dan lembaga sekolah dimana hubungan antara
orang yang satu dengan orang yang lain ditata menurut aturan-aturan yang
sudah ada atau di setujukan secara bersama-sama. - Tujuan
Kepemimpinan timbul karena adanya kepengikutan yang melakukan kerja
sama dalam rangkai mencapai tujuan yang telah ditentukan bersama.
Dengan adanya tujuan-tujuan tertentu timbul kerja sama dan timbul pula
pemimpin untuk mengaturnya. - Kegiatan mempengaruhi
Ini berarti bahwa seorang pimpinan dalam aktifitasnya membimbing.
Mengontrol dan mengarahkan tindakan orang lain untuk menuju suatu
sasaran tertentu.
No comments:
Post a Comment