Wednesday, March 13, 2024

Faktor – Faktor Turnover Intention

 


Menurut Staffelbach (2008) faktor – faktor penyebab Turnover intention
dikategorikan sebagai berikut :

  1. faktor psikologi
    Penentu psikologi merujuk pada proses mental dan perilaku karyawan
    seperti harapan, orientasi, kepuasan kerja, komitmen organisasi,
    keterlibatan kerja, atau efektifitas. Terdiri dari :
    a) Kontrak psikologis. Mengacu pada keyakinan individu mengenai
    syarat dan ketentuan perjanjian timbal balik pertukaran antara
    seseorang dan pihak lain.
    b) Kepuasan kerja. Keadaan emosional menyenangkan yang dihasilkan
    dari penilaian pekerjaan seseorang dalam mencapai atau memfasilitasi
    pencapaian nilai pekerjaannya.
    c) Komitmen organisasi. Mowday Steers mendefinisikan komitmen
    “sebagai kekuatan relatif dari individu dalam identifikasi dengan dan
    keterlibatan dalam organisasi tertentu”. Komitmen dapat dilihat
    sebagai loyalitas sebuah organisasi atau suatu pekerjaan.
    d) Ketidakamanan kerja. Sebagai kekhawatiran pribadi tentang
    kelangsungan pekerjaan. Karyawan dapat merasa tidak aman
    meskipun tidak ada alasan untuk itu. Namun, ketidakamanan
    pekerjaan lebih dikenal mengenai ketidak pastian tentang pekerjaan
    dimasa depan dalam pengembangan pekerjaan.
  2. Faktor Ekonomi
    Faktor-faktor ekonomi terdiri dari :
    a) Upah. Pembayaran memainkan peran penting dalam pekerjaan pada
    masa ini. Upah yang sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan akan
    membuat karyawan cenderung bertahan pada pekerjaannya.
    b) Peluang eksternal. Mengacu pada tersedianya alternatif dan peluang
    pekerjaan di luar organisasi yang lebih baik.
    c) Ukuran perusahaan. Selama fase resesi di pertengahan tahun sembilan
    puluhan, organisasi yang lebih kecil dihadapkan dengan tingkat
    turnover yang lebih tinggi, sedangkan organisasi yang lebih besar
    mampu mempertahankan karyawan mereka (Henneberger & Sousafauza,2002).
  3. Faktor demografis yang sering disebut juga sebagai karakteristik personal
    yang terdiri dari :
    a) Usia. Orang lebih muda memiliki tahap percobaan pada awal
    kehidupan profesional mereka, sehingga lebih sering berpindah kerja.
    b) Masa jabatan. Individu memiliki masa jabatan yang lebih lama
    kemudian meninggalkan organisasi akan dianggap tidak profesional.

No comments:

Post a Comment