Saturday, September 7, 2024

Pengertian Religiusitas

 


Menurut Glock dan Stark (dalam Ancok & Suroso: 2004) berpendapat
religiusitas adalah sistem simbol, sistem keyakinan, sistem nilai, dan sistem
perilaku yang terlembagakan, yang semuanya itu berpusat pada persoalan-
persoalan yang dihayati sebagai yang paling maknawi (ultimate meaning). Ancok
dan Suroso (2004) mengartikan religiusitas sebagai keberagamaan yang berarti
meliputi berbagai macam sisi atau dimensi yang bukan hanya terjadi ketika
seseorang melakukan perilaku ritual (beribadah), tapi juga ketika melakukan
aktivitas lain yang didorong oleh kekuatan supranatural.
Secara bahasa, kata religiusitas adalah kata kerja yang berasal dari kata
benda religion. Religi itu sendiri berasal dari kata re dan ligare artinya
menghubungkan kembali yang telah putus, yaitu menghubungkan kembali
tali hubungan antara Tuhan dan manusia yang telah terputus oleh dosa-dosanya
Arifin (dalam Mahmuddah, 2011).
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003) religiusitas berarti
pengabdian terhadap agama atau keshalehan. Sedangkan (Thouless, 1992)
mendefinisikan Religiusitas adalah sikap atau cara penyesuaian diri terhadap
dunia yang mencakup acuan yang menunjukkan lingkungan yang lebih luas
dari pada lingkungan dunia fisik yang terikat ruang dan waktu. 

No comments:

Post a Comment