Saturday, September 7, 2024

Pengertian Stres Kerja

 


Luthans (dalam Kaswan, 2017: 379) stres didefinisikan sebagai respon adaptif
terhadap situasi eksternal yang menghasilkan penyimpangan fisik, psikologis dan/
atau perilaku pada anggota organisasi. Handoko (2014: 200) stres adalah suatu
kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi
seseorang. Stres yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang
untuk menghadapi lingkungan. Wijono (2010: 146) stres kerja dapat didefinisikan
sebagai suatu kondisi dari hasil penghayatan subjektif individu yang dapat berupa
interaksi antara individu dan lingkungan kerja yang dapat mengancam dan
memberi tekanan secara psikologis, fisiologis, dan sikap individu.
Moorhead dan Griffin (2013: 175) stres adalah respon adaptif seseorang terhadap
rangsangan yang menempatkan tuntutan psikologis atau fisik secara berlebihan
kepadanya. Oleh karena kompleksitas yang mendasari definisi ini, kita perlu
memeriksa komponen-komponennya secara hati-hati. Pertama adalah gagasan
adaptasi. Seperti yang kita diskusikan sekarang, orang-orang dapat beradaptasi
dengan keadaan yang menimbulkan stres dengan beberapa cara. Kedua adalah
peran perangsang. Perangsang ini, yang biasanya disebut stressor, adalah segala
sesuatu yang memicu stres. Ketiga, stressor dapat bersifat psikologis
atau fisik. Sopiah (2008: 85) stres merupakan suatu respon adoptif terhadap suatu
situasi yang dirasakan menantang atau mengancam kesehatan seseorang.
Orang-orang merasa stres karena terlalu banyak pekerjaan, ketidakpahaman
terhadap pekerjaan, beban informasi yang terlalu berat atau karena mengikuti
perkembangan zaman. Kejadian tersebut menimbulkan distress, yakni derajat
penyimpangan fisik, psikis dan perilaku dari fungsi yang sehat. Waluyo (2013:
92) stres kerja adalah stressor kerja yang menyebabkan reaksi individu berupa
reaksi fisiologis, psikologis, dan perilaku.
Mengacu pada pendapat dari beberapa tokoh di atas dapat diambil kesimpulan
bahwa stres kerja merupakan respon adaptif seseorang terhadap kondisi
lingkungan yang menyebabkan ketegangan.

No comments:

Post a Comment