Sunday, September 8, 2024

Pengertian Tipe Kepribadian Hardiness

 


Tipe kepribadian yang mempunyai kemampuan dan daya tahan
terhadap stres adalah kepribadian tangguh (hardiness atau hardy personality)
yang merupakan gagasan konsep dari Kobasa (dalam Soderstrom, Dolbier,
Leiferman dan Steinhardt, 2000). Kepribadian tangguh adalah karakteristik
kepribadian yang mempunyai fungsi sebagai sumber perlawanan pada saat
individu menemui suatu kejadian yang menimbulkan stres.
Individu dengan kepribadian tangguh menyukai kerja keras karena
dapat menikmati pekerjaan yang dilakukan, membuat suatu keputusan dan
melaksanakannya karena memandang hidup ini sebagai suatu yang harus
dimanfaatkan dan diisi agar mempunyai makna. Individu yang tangguh sangat
antusias menyongsong masa depan karena perubahan-perubahan dalam
kehidupan dianggap sebagai suatu tantangan dan sangat berguna untuk
perkembangan. Disebutkan bahwa tipe kepribadian tangguh ini menunjukkan
adanya komitmen, kontrol, dan tantangan. Secara teoritis gabungan dari ketiga
aspek ini merupakan undimensional dan merupakan satu faktor (Funk dan
Houston dalam Allred dan Smit, 1989).
Menurut Kardum, Knezevic dan Krapic (2012) komitmen, kontrol dan
tantangan akan memelihara kesehatan seseorang walaupun berhadapan dengan
kejadian-kejadian yang secara umum dianggap sebagai kejadian yang
menimbulkan stres. Secara lebih spesifik pentingnya kepribadian tangguh
adalah bahwa orang-orang yang memiliki perasaan komitmen, kontrol, dan
tantangan yang kuat cenderung untuk bereaksi kejadian yang penuh stres
dengan cara yang lebih menyenangkan dibandingkan individu yang
mempunyai komitmen, kontrol, dan tantangan yang rendah. Individu yang
mempunyai kecenderungan kepribadian tangguh yang kuat akan melakukan
tindakan-tindakan yang langsung untuk mengetahui kejadian-kejadian dalam
hidup dan dimasukkannya ke dalam kehidupan individu serta belajar dari
kejadian-kejadian tersebut, baik nilai ataupun kegunaannya. Lebih jauh lagi
individu akan melakukan tindakan yang efektif, menggunakan strategi coping
yang aktif seperti problem focused coping
Individu yang mempunyai kecenderungan kepribadian tangguh yang
kuat akan melakukan tindakan-tindakan yang langsung untuk mengetahui
kejadian-kejadian dalam hidup dan dimasukkannya ke dalam kehidupan
individu serta belajar dari kejadian-kejadian tersebut, baik nilai ataupun
kegunaannya. Lebih jauh lagi individu akan melakukan tindakan yang efektif,
menggunakan strategi coping yang aktif seperti problem focused coping
(Shepperd dan Kashani, 1991).
Kepribadian tangguh merupakan prediktor penahan stres diasumsikan
sebagai hasil dari proses kognitif yang adaptif. Individu dengan kepribadian
tangguh merespon stresor dengan kognisi yang positif atau dengan penilaian
yang didasarkan pada tingkat ancaman yang menyerang dan kemampuan
mereka untuk melakukan coping secara efektif. Di lain pihak, individu yang
tidak memiliki kepribadian tangguh diasumsikan merespon kejadian yang
sama dengan kognisi yang kurang positif dan dengan pikiran yang lebih
negatif. Dikemukakan juga oleh Soderstrom, Dolbier, Leiferman dan
Steinhardt (2000) bahwa individu yang menilai situasi negatif yang
dihadapinya sebagai suatu hal yang positif akan mempunyai tingkat stres yang
lebih rendah.

No comments:

Post a Comment