Sunday, September 8, 2024

Tahapan Stres Kerja

 


Emberg (dalam Rahardjo, 2014), membagi tahapan stres sesuai dengan
hasil penelitian sebagai berikut :

  1. Tahap I
    Tahap ini merupakan tahapan stres yang paling ringan dan biasanya disertai
    dengan perasaan berikut :
    a. Semangat bekerja besar
    b. Penglihatan tajam tidak sebagaimana biasanya
    c. Merasa mampu menyelasaikan pekerjaan lebih dari biasanya\
    d. Merasa senang dengan pekerjaannya dan semakin bertambah
    semangat.
  2. Tahap II
    Dampak stres yang semula tampak menyenangkan pada stres tahap I mulai
    menghilang dan menimbulkan keluhan yang disebabkan cadangan energi tidak
    lagi cukup, karena kurangnya waktu istirahat sebagai berikut :
    a) Merasa letih sewaktu bangun pagi
    b) Merasa mudah lelah sewaktu makan siang
    c) Lekas merasa letih menjelang sore hari
    d) Sering mengeluh lambung atau perut tidak nyaman
    e) Detak jantung lebih keras dari biasanya
    f) Otot-otot punggung dan tengkuk terasa tegang
    g) Tidak bisa santai
  3. Tahap III
    a. Gangguan usus dan lambung semakin nyata, misalnya keluhan
    penyakit maag dan buang air besar tidak teratur
    b. Ketegangan otot semakin terasa
    c. Perasaan tidak tenang dan ketegangan emosional makin meningkat
    d. Gangguan pola tidur, misalnya sukar untuk mulai tidur (early
    insomnia), atau bangun tengah malam dan susah untuk tidur
    kembali (middle insomnia) atau terbangun terlalu pagi dan sukar
    untuk tidur lagi (late insomnia)
    e. Koordinasi tubuh terganggu (badan terasa lemas dan mau pingsan)
  4. Tahap IV
    a. Kemampuan untuk bertahan sepanjang hari saja terasa sangat sulit
    b. Aktivitas yang semula menyenangkan dan mudah diselesaikan
    menjadi membosankan dan terasa amat sulit
    c. Orang yang semula tanggap terhadap situasi menjadi kehilangan
    kemampuan untuk merespon secara memadai
    d. Ketidakmampuan melakukan kegiatan rutinitas
    e. Gangguan pola tidur disertai mimpi yang menegangkan
    f. Sering kali menolak ajakan karena tidak semangat dan tidak
    bergairah
    g. Konsentrasi dan daya ingat menurun
    h. Timbul perasaan takut dan kecemasan yang tidak dapat dijelaskan
    penyebabnya
  5. Tahap V
    a. Kelelahan fisik dan mental yang semakin dalam (phsycal and
    psychological exhaustion)
    b. Ketidakmampuan menyelesaikan pekerjaan sehari-hari yang ringan
    dan sederhana
    c. Gangguan pencenaan yang emakin berat (gastro internal disorder)
    d. Timbulnya perasaan ketakutan dan kecemasan yang semakin tinggi
    dan meningkat
  6. Tahap VI
    Tahapan terakhir adalah tahap klimaks, dimana seorang tersebut akan
    mengalami serangan panik (panic attack) serta perasaan takut mati. Gambaran
    stres tahap ini adalah :
    a) Debaran jantung amat keras
    b) Susah bernafas
    c) Sekujur badan terasa gemetar
    d) Tidak bertenaga dalam mengerjakan hal yang ringan
    e) Pingsan atau kolap

No comments:

Post a Comment