Meritokrasi dalam Pengangkatan Pejabat Struktural di Birokrasi Pemerintahan (skripsi dan tesis)
Sistem
meritokrasi adalah sebuah proses penggajian dan promosi pengawai pemerintah yang
didasarkan pada kemampuan untuk melakukan perkerjaan, ketimbang berdasarkan hubungan
politik. Bertolak dari pengertian ini, maka meritokrasi berkiblat pada kinerja sehingga, seseorang dipromosikan pada jabatan tertentu karena kemampuannya, bukan karena hubungan politik. Di
sisi lain, ketentuan tentang besaran gaji sangat tergantung kinerja juga
(Kumorotomo dan Widaningrum, 2010:93). Sulistiyani dan Rosidah (2009:16), mengingatkan
bahwa rekrutmen adalah pintu masuk, rekrutmen harus diselenggarakan secara
serius dan hati-hati sehingga tidak terjadi bias. Rekrutmen yang berhasil
adalah rekrutmen yang mengimplementasikan system meritokrasi. Menurut Thoha (2003:107), sistem meritokrasi menekankan pada profesionalisme
bagi pengisian jabatan-jabatan birokrasi. Seseorang yang mempunyai kompetensi
dan keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan oleh suatu jabatan dapat diangkat untuk menduduki jabatan
tersebut. Menurut Sihotang (2007:149-150), penempatan sumber daya manusia yang
tepat akan dapat menguntungkan organisasi dan juga menguntungkan pegawai yang
bersangkutan. Dengan adanya penempatan yang tepat maka setiap pegawai akan
dapat berkontribusi pada organisasi melalui tenaga, waktu, pikiran dan ide yang
dimilikinya dengan lebih profesional. Selain itu terbuka pula peluang bagi
mereka untuk meningkatkan kemampuannya secara realistis dengan potensi yang
dimilikinya. Kumorotomo dan Widaningrum, (2010:95), menyatakan bahwa secara
sederhana, meritokrasi dapat dirumuskan sebagai suatu sistem sosial yang
menempatkan imbalan, kedudukan dan jabatan berdasarkan kemampuan atau kecakapan.
Meritokrasi tidak
didasarkan pada
faktor-faktor askriptif seperti kelas sosial, gender, kesukuan ataupun kekayaan seseorang.
Pada umumnya terdapat asumi bahwa meritokrasi adalah sistem yang memungkinkan
terbentuknya suatu tatanan yang lebih baik adil, dan lebih profesional yang
akan menunjang kemajuan suatu bangsa. Sistem, ini berlaku untuk sektor publik
maupun sektor swasta.
Comments
Post a Comment