Ciri-Ciri Kepemimpinan Kharismatik (skripsi dan tesis)
Conger dan Kanungo (dalam Yukl, 2005: 451) mengatakan bahwa
pemimpin kharismatik memiliki tujuan ideal yang ingin dicapai, memiliki
komitmen pribadi yang kuat pada tujuan, tidak konvensional, tegas dan
percaya diri serta merupakan agen perubahan yang radikal, bukannya manajer status quo. Untuk lebih jelas diketengahkannya pula secara rinci
karakteristik utama kepemimpinan kharismatik sebagai berikut:
a. Percaya diri, pimpinan sungguh-sungguh percaya akan penilaian
dirinya dan kemampuan kepemimpinannya;
b. Memiliki visi dan tujuan ideal yang memformulasikan suatu masa
depan yang lebih baik dari keadaan sekarang;
c. Memiliki kemampuan untuk mengungkapkan visi secara gamblang;
d. Keyakinan yang kuat terhadap visi tersebut, komitmen yang kuat,
bersedia menerima resiko, bersedia mengeluarkan biaya yang
tinggi, dan melibatkan diri dalam pengurbanan;
e. Perilaku yang ke luar aturan, memunculkan perilaku baru, tidak
konvensional. sering melawan norma-norma/aturan, dikagumi dan
sering membuat kejutan keadaan.
f. Dipahami sebagai agen perubahan, bukan pengikut status quo.
g. Memiliki kepekaan terhadap lingkungan, mampu menilai lingkungan
secara realistis, melaksanakan manajemen sumber daya untuk
perubahan.
Menurut Yukl (2005: 399) kepemimpinan kharismatik memiliki indikator-indikator sebagai berikut: a. Pengikut-pengikutnya meyakini kebenarannya dalam cara memimpin; b. Pengikut-pengikutnya menerima gaya kepemimpinannya tanpa bertanya; c. Pengikut-pengikutnya memiliki kasih sayang kepada pemimpinnya. 16 d. Kesadaran untuk mematuhi perintah pemimpinnya; e. Dalam mewujudkan misi organisasi melibatkan pengikutnya secara emosional; f. Mempertinggi pencapaian kinerja pengikutnya; g. Dipercayai oleh para pengikutnya bahwa kepemimpinannya akan mampu mewujudkan misi organisasinya. Sehubungan dengan indikator-indikator tersebut di atas, berarti kepemimpinan kharismatik memiliki kebutuhan kuat akan kekuasaan (strong need for power), memiliki percaya diri yang tinggi (high self confidence) dan pendirian atau prinsip yang kuat pula dalam mewujudkan kepercayaan dan idealitasnya (strong conviction in their own belief and ideals)
Menurut Yukl (2005: 399) kepemimpinan kharismatik memiliki indikator-indikator sebagai berikut: a. Pengikut-pengikutnya meyakini kebenarannya dalam cara memimpin; b. Pengikut-pengikutnya menerima gaya kepemimpinannya tanpa bertanya; c. Pengikut-pengikutnya memiliki kasih sayang kepada pemimpinnya. 16 d. Kesadaran untuk mematuhi perintah pemimpinnya; e. Dalam mewujudkan misi organisasi melibatkan pengikutnya secara emosional; f. Mempertinggi pencapaian kinerja pengikutnya; g. Dipercayai oleh para pengikutnya bahwa kepemimpinannya akan mampu mewujudkan misi organisasinya. Sehubungan dengan indikator-indikator tersebut di atas, berarti kepemimpinan kharismatik memiliki kebutuhan kuat akan kekuasaan (strong need for power), memiliki percaya diri yang tinggi (high self confidence) dan pendirian atau prinsip yang kuat pula dalam mewujudkan kepercayaan dan idealitasnya (strong conviction in their own belief and ideals)
Comments
Post a Comment