Pengertian dan Jenis-Jenis Pusat Pertanggungjawaban (skripsi dan tesis)


Pusat tanggungjawab merupakan unit organisasi yang dikepalai oleh
seorang manajer yang bertanggung jawab atas aktiva-aktivanya. Menurut L.M.
Samryn (2002:258) pusat pertanggungjawaban memiliki arti sebagai berikut:
“Pusat pertanggungjawaban merupakan suatu bagian dalam organisasi
yang memiliki kendali atas terjadinya biaya, perolehan pendapatan, atau
penggunaan dana investasi.”
Hansen/Mowen (2013:558) mengartikan pusat pertanggungjawaban
sebagai berikut:
“Pusat pertanggungjawaban merupakan suatu segmen bisnis yang
manajemennya bertanggungjawab terhadap serangkaian kegiatan-kegiatan
tertentu.”
Pusat pertanggungjawaban merupakan suatu tingkatan bisnis dimana
manajer mempunyai pertanggungjawaban untuk melaporkan aktivitas dan
mempertanggungjawabkan aktivitas yang telah dilakukannya dan dalam
pelaksanaannya manajer pusat pertanggungjawaban dibantu oleh manajer lain dan
pekerja-pekerjanya.
Menurut Anthony & Govindarajan (2005:176) ada 4 jenis pusat
pertanggungjawaban, yaitu:
1. Pusat pendapatan (revenue center)
Pusat pendapatan (revenue center) merupakan pusat
pertaggungjawaban dimana outputnya diukur dalam unit moneter,
tetapi tidak dihubungkan dengan inputnya. Kinerja keuangan pusat
pendapatan diukur atas dasar pendapatan yang diperoleh, yaitu hasil
kali antara unit yang dijual dengan harga jualnya.
2. Pusat biaya (expense center)
Pusat biaya (expense center) merupakan pusat pertangungjawaban
dimana input atau biaya dapat diukur dalam unit moneter namun
outputnya tidak diukur dalam unit moneter. Pusat biaya dibagi
menjadi:
a. Pusat biaya teknik/standar (standard or engineered expense
center) adalah elemen biaya yang bener-bener terjadi dan dapat
diukur secara pasti karena mempunyai hubungan yang erat
dengan output yang dihasilkan. Misalnya: bahan baku, upah
tenaga kerja, bahan bakar habis pakai, bahan-bahan pembantu
lainnya.
b. Pusat biaya kebijakan adalah biaya yang sebagian besar yang
terjadi tidak mempunyai hubungan yang erat dengan outputnya
yang dihasilkan. Ada beberapa pembagian pusat biaya kebijakan
yaitu:
 Pusat biaya administrasi dan umum
 Pusat biaya penelitian dan pengembangan
 Pusat biaya pemasaran
3. Pusat laba (profit center)
Pusat laba (profit center) merupakan pusat pertanggungjawaban
dimana kinerjanya diukur berdasarkan laba yang diperoleh.
4. Pusat investasi (investment center)
Pusat investasi (investment center) merupakan pusat
pertanggungjawaban dimana kinerjanya diukur berdasarkan laba yang
diperoleh dihubungkan dengan investasi yang digunakan untuk
memperoleh laba tersebut. Informasi atas dasar pusat investasi dapat
memotivasi manajer untuk:
a. Menghasilkan laba.
b. Mengambil keputusan untuk menambah investasi.
c. Mengambil keputusan untuk melepas investasi, bila investasi
tersebut tidak memberikan kembalian yang memadai.

Comments

Popular Posts