Komitmen Organisasi (skripsi dan tesis)


Menurut Mowday et al (1979), Komitmen Organisasi dapat didefinisikan sebagai kekuatan relatif dari identifikasi individu dan keterlibatannya dengan organisasi tertentu. Sedangkan menurut Griffin (2004: 15) mendefinisikan komitmen organisasi sebagai sikap yang mencerminkan sejauh mana seseorang individu atau pegawai mengenal dan terikat pada organisasinya. Bagraim dalam Mehmud et al (2010) berpendapat bahwa komitmen seorang pegawai dapat berkembang apabila pegawai mampu menemukan harapannya dan memenuhi kebutuhannya dalam sebuah organisasi. Porter et al (1974) menyatakan bahwa Komitmen Organisasi ditandai dengan tindakan antara lain, (1) kepercayaan, penerimaan nilai dan tujuan organisasi, (2) kesediaan untuk mengerahkan usaha yang 28 cukup besar untuk kepentingan organisasi, dan (3) kebutuhan yang kuat untuk tetap menjadi anggota organisasi. Menurut Taylor dan Curtis (2010), karyawan yang memiliki Komitmen Organisasi yang tinggi mungkin lebih memilih untuk melakukan whistleblowing internal dari pada meninggalkan organisasi. Bagustianto (2015) juga berpendapat bahwa pegawai yang memiliki komitmen organisasi yang tinggi di dalam dirinya akan muncul rasa memiliki organisasi (sense of belonging) sehingga tidak akan merasa ragu untuk melakukan whistleblowing karena ia yakin tindakan tersebut akan melindungi organisasinya dari kehancuran

Comments

Popular Posts