Sumber Competitive Advantage (skripsi dan tesis)

Menurut Porter dalam Ismail Solihin (2012:196) keunggulan bersaing perusahaan bersumber dari tiga hal, yaitu sebegai berikut: 1. Cost Leadership (Kepemimpinan biaya) Dalam Strategi ini perusahaan berusaha untuk mencapai biaya paling rendah dibandingkan perusahaan lain dalam satu industri. Keunggulan biaya perusahaan dapat berasal dari berbagai sumber seperti keunggulan skala ekonomi (economies of scale), penerapan teknologi produksi yang tepat, memiliki akses terhdapa bahan baku yang lebih menguntungkan di banding pesaing, dll. Perusahaan akan memperoleh manfaat yang sangat besar dengan adanya keunggulan biaya. Pertama, biaya yang rendah dapat menjadi hambatan masuk (entry barrier) bagi pesaing potensial yang ingin memasuki industri yang sama. 2. Differentiation (Diferensiasi). Dalam strategi ini, perusahaan berusaha untuk mmemiliki keunikan pada dimensi tertentu dari produk yang dihasilkan , dimana keunikan tersebut dianggap bernilai bagi konsumen. Perusahaan akan memilih beberapa atribut yang di anggap oleh pembeli sebagai atribut yang penting dan perusahaan berupaya untuk menempatkan posisinya secara unik agar dapat meenuhi kebutuhan para pembeli tersebut. 3. Focus (fokus) Dalam strategi ini, perusahaan akan memilih satu atau beberapa kelompok segmen dalam suatu industri kemudian mereka akan mengembangkan strtegi yang sesuai untuk segmen tersebut yang tida bisa dilayani dengan baik oleh pesaing lain yang memiliki cakupan pasar yang lebih luas. Melalui optimalisasi strage ini, perusahaan akan memperoleh keunggulan kompetitif pada segmen pasar tertentu meskipun mereka tidak memiliki keunggulan kompetitif dalam industri secara keseluruhan. 
Selain itu, menurut Danang Sunyoto (2015:2) sumber Competitive Advantage adalah sebagai berikut : 1. Sumber daya, dan 2. Kapabilitas perusahaan. Dari kedua sumber tersebut, hanya sumber daya dan kapabilitas yang memiliki kriteria valuable, rare, in-imitable, non-substitutable, exploited by company (VRISE). Kriteria tersebut dijelaskan sebagai berikut: 1. Valuable berarti sumber daya dan kapabilitas yang dimiliki memungkinkan perusahaan menerapkan strategi yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi. 2. Rare artinya sumber daya dan kapabilitas tersebut jarang dimiliki oleh para pesaing. 3. In-imitable artinya sumber daya dan kapabilitas sulit ditiru oleh pesaing atau memerlukan biaya sangat besar atau yang lama untuk meniru. 4. Non-substitutable yakni sumber daya dan kapabilitas yang dimiliki sulit digantikan dengan sumber daya atau kapabilitas lain. 5. Exploited by company yaitu perusahaan harus mampu memanfaatkan dan memelihara sumber daya dan kapabilitas yang menjadi sumber keunggulan bersaing. 
 Sumber khas Competitive Advantage menurut John R. Schermerhorn (2011:209), sebagai berikut. 1. Cost and quality, operating with greater efficiency and product or service quality. 2. Knowledge and speed, doing better at innovation and speed of delivery to market for new ideas. 3. Barriers to entry, creating a market stronghold that is protected from entry by others. 4. Financial resources, having better investments or loss absorption potential than competitors. Dari pendapat di atas dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Biaya dan kualitas, beroperasi dengan efisiensi yang lebih besar dan produk atau kualitas layanan. 2. Pengetahuan dan kecepatan, melakukan inovasi yang lebih baik dan kecepatan pengiriman ke pasar untuk ide-ide baru. 3. Hambatan masuk, menciptakan kubu pasar yang dilindungi dari entri oleh orang lain. 4. Sumber keuangan, memiliki investasi yang lebih baik atau potensi penyerapan kerugian dibandingkan pesaingnya.

Comments

Popular Posts