Hubungan Kepemilikan Manajerial Dengan Kinerja Keuangan Perbankan (skripsi dan tesis)

 

. Menurut Tarigan, dkk (2007: 2), kepemilikan manajerial adalah suatu kondisi di mana manajer sebagai pemegang saham, atau dengan kata lain manajer tersebut memiliki saham perusahaan. Kepemilikan saham manajerial dapat dilakukan sebagai bentuk kompensasi bagi manajemen untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Untuk mendapatkan kompensasi tersebut, pihak manajemen akan berusaha secara maksimal untuk mengelola aset perusahaan secara efektif. Kompensasi yang diterima biasanya berupa kepemilikan saham. Setelah kepemilikan saham manajerial semakin tinggi, maka manajemen akan berusaha mempertahankan kekayaan perusahaan, yang salah satu didalamnya terdapat kepemilikan saham oleh pihak manajemen. Dengan demikian hubungan kepemilikan manajerial dengan kinerja keuangan bersifat positif. Penelitian yang dilakukan oleh Astri (2016), Mafulah (2017), Devita (2016), Darwis (2009) dalam penelitiannya menjelaskan bahwa variabel kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Juliana (2014) menjelaskan bahwa variabel kepemilikan manajerial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan. Besarnya kepemilikan saham manajerial mengindikasikan kesamaan kepentingan antara manajemen dengan shareholders sehingga membuat kinerja keuangan perusahaan semakin baik.

Comments

Popular Posts