Pengertian Kerja sama tim (skripsi dan tesis)


 Sebagai makhluk sosial, manusia diciptakan untuk bersosialisasi dengan individu lain. Manusia saling membutuhkan antara satu individu dengan individu lainnya. Antara satu individu dengan yang lainnya dapat saling tolong menolong dan mampu bekerja sama, sehingga mampu untuk menyelesaikan suatu masalah hingga mencapai suatu target yang ingin dicapai. Misalnya dalam suatu perusahaan, sebuah tim ditargetkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 2 bulan. Agar pekerjaan tersebut dapat terselesaikan secara maksimal, maka setiap individu dalam tim tersebut harus mampu bekerja sama satu sama lain. Sebuah tim terdiri dari minimal 2 orang atau lebih yang bekerja saling bergantung sama lain dengan memiliki tujuan yang sama (Kalisch, Lee & Salas, 2010). Menurut Marpaung (2014) kerja sama tim adalah sebuah proses penyelesaian suatu pengerjaan oleh dua orang atau lebih dan mengevaluasi kegiatan secara bersama-sama. Sedangkan menurut Kankaew dan Wannapiroon (2014) kerja sama tim dianggap sebagai sebuah pendidikan yang mendorong para peserta didik untuk mengasah keterampilan kerja mereka, sehingga mereka mampu berkolaborasi secara sukarela dan mampu menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien. Lanza (1985) mengartikan sebuah tim sebagai suatu kelompok orang yang bekerja bersama dimana  kesuksesan dari setiap individu bergantung pada kesuksesan dari keseluruhan kelompok. Sementara itu Johnson (1986) mengartikan sebuah tim merupakan beberapa individu yang harus bekerja sama untuk memenuhi suatu misi. 

Menurut Xyrichis dan Ream (2008) kerja sama tim dianggap sebagai sebuah proses dinamis yang didalamnya terdapat sebuah interaksi yang meliputi beberapa faktor. Sedangkan menurut Sumet (2007) kerja sama tim akan mencapai kinerja yang efektif dan maksimal akan membutuhkan suatu hubungan atau interaksi antara komunikasi, koordinasi, dan saling membantu satu sama lain. Pentingnya komunikasi dan kerja sama tim yang efektif berfungsi untuk menghasilkan kualitas pekerjaan yang tinggi. Kurangnya komunikasi dan kerja sama tim yang apik akan menyebabkan rendahnya kualitas kerja yang dihasilkan (Kalisch, Lee & Salas, 2010). Morgan, dkk (1986) menjelaskan sebuah tim merupakan kumpulan dua individu atau lebih yang berinteraksi adaptif untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan. Sebuah kerja sama tim akan berhasil jika masing-masing individu yang berada dalam tim mampu menahan ego masing-masing, menghilangkan rasa bersaing serta mampu menerima perbedaan pandangan setiap individu (Marpaung, 2014) Berdasarkan kesimpulan diatas, kerja sama tim adalah sebuah tim yang terdiri dari dua orang anggota atau lebih, dimana setiap anggota dalam tim mampu untuk menekan rasa ego satu sama lain, dan menerima perbedaan pendapat antar masing-masing individu. Anggota tim mampu bekerja bersama-  sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan mampu menghasilkan pekerjaan yang maksimal

Comments

Popular Posts