Pengukuran Kinerja Keuangan Perbankan (skripsi dan tesis)


Hal yang dapat dilakukan untuk menilai kinerja perbankan yaitu dengan melihat laporan keuangan perusahaan. Investor dapat melakukan analisis kinerja dengan melihat profitabilitas yang dihasilkan. Profitabilitas tersebut dapat mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dengan menggunakan sumbersumber yang dimiliki perusahaan, seperti aktiva, modal, atau penjualan perusahaan. Penilaian ini dapat menggunakan rasio ROA atau yang dapat disebut dengan Return On Assets. Menurut Sudana (2011: 22) menjelaskan bahwa Return On Assets (ROA) merupakan salah satu rasio yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan perusahaan dengan menggunakan seluruh aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan laba setelah pajak. Rasio ini penting bagi pihak manajemen untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi manajemen perusahaan dalam mengelola seluruh aktiva perusahaan. Semakin besar ROA, berarti semakin efisien penggunaan aktiva perusahaan atau dengan kata lain dengan jumlah aktiva yang sama bisa dihasilkan laba yang lebih besar dan sebaliknya. Menurut Rivai (2013: 480), Return On Assets atau yang disebut dengan ROA itu dapat digunakan untuk mengukur kemampuan suatu bank dalam memperoleh keuntungan secara keseluruhan. Informasi mengenai efisiensi suatu bank yang dijalankan akan dapat terlihat pada ROA karena ROA menunjukkan berapa banyak laba yang dihasilkan secara rata-rata dari Rp 1,00 asetnya. Rasio ini memberikan ukuran lebih baik atas profitabilitas suatu perusahaan karena rasio ini menunjukkan manajemen dalam menggunakan aktiva untuk memperoleh pendapatan perusahaan. 

 Menurut Brigham dan Houston (2012: 148), Return On Assets atau yang disebut dengan ROA dapat diartikan sebagai rasio yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat pengembalian total kekayaan (assets) yang digunakan dan rasio ini bisa digunakan sebagai indikator tingkat profitabilitas. Sedangkan menurut Hanafi dalam Mawar Rohmah (2013: 18) “Return On Assets atau yang disebut dengan ROA merupakan rasio yang dapat mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba dengan menggunakan total kekayaan (assets) yang dimiliki perusahaan setelah disesuaikan dengan biaya-biaya untuk menandai aset tersebut”. Dari berbagai pengertian tentang Return On Assest (ROA) diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Return On Assets (ROA) merupakan rasio yang dapat menggambarkan suatu kemampuan efisiensi bank dalam menghasilkan laba atau keuntungan dengan memanfaatkan kekayaan (assets) yang dimilikiny

Comments

Popular Posts