Faktor-Faktor yang Dapat Mempengaruhi Harga Saham (skripsi dan tesis)
Perubahan atau fluktuasi yang terjadi pada harga saham tentunya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor yang berasal dari luar ataupun yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri. Menurut Brigham dan Houston (2010:33), harga saham dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu: 1. Faktor Internal 44 a. Pengumuman tentang pemasaran produksi penjualan seperti peengiklanan, rincian kontrak, perubahan harga, penarikan produk baru, laporan produksi, laporan keamanan, dan laporan penjualan. b. Pengumuman pendanaan, seperti pengumuman yang berhubungan dengan ekuitas dan hutang. c. Pengumuman badan direksi manajemen seperti perubahan dan pergantian direktur, manajemen dan struktur organisasi. d. Pengumuman pengambilan diverifikasi seperti laporan merger investasi, investasi ekuitas, laporan take over oleh pengakuisisian dan diakuisisi, laporan investasi dan lainnya. e. Pengumuman investasi seperti melakukan ekspansi pabrik pengembangan riset dan penutupan usaha laainnya. f. Pengumuman ketenagakerjaan, seperti negosiasi baru, kontraak baru, dan pemogokan. g. Pengumuman laporan keuangan perusahaan, seperti peramalan laba sebelum akhir tahun fiskal dan setelah aakir tahun fiskal eps, deviden per share, price earning ratio, net profit margin, return on Asset, dan lainnya. 2. Faktor Eksternal a. Pengumuman dari pemerintah seperti perubahan suku bunga tabungan dan deposito kurs valuta asing, inflasi serta berbagai regulasi dan regulasi ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah. b. Pengumuman hukum seperti tuntutan terhadap perusahaan atau terhadap manajernya. c. Pengumuman industri sekuritas, seperti laporan pertemuan tahunan insider trading, volume atau harga saham perdagangan pembatasan atau penundaan trading. Sedangkan menurut Irham Fahmi (2012:87) ada beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi tingkat perubahan atau fluktuasi pada harga saham, yaitu: 1. Kondisi mikro dan makro ekonomi. 2. Kebijakan perusahaan dalam memutuskan untuk ekspansi (peluasan usaha), seperti membuka kantor cabang (branch office), kantor cabang pembantu (sub branch office) baik yang dibuka di dalam maupun diluar Negeri. 3. Pergantian Direksi secara tiba-tiba 4. Adanya direksi atau pihak komisaris perusahaan yang terlibat tindak pidana dan kasusnya sudah masuk ke pengadilan. 5. Kinerja perusahaan yang terus mengalami penurunan dalam setiap waktunya. 6. Risiko sistematis, yaitu suatu bentuk risiko yang terjadi secara menyeluruh dan telah ikut menyebabkan perusahaan ikut terlibat. 7. Efek dari psikologi pasar yang ternyata mampu menekan kondisi teknikal jual beli saham. 45 Dilain pihak, menurut Weston dan Brigham (2009:26) yang dialih bahasakan oleh Alfonsus Sirait, faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham adalah sebagai berikut: 1. Laba per lembar saham (EPS) Seorang investor yang melakukan investasi pada perusahaan akan menerima laba atas saham yang dimilikinya. Semakin tinggi laba per lembar saham (EPS) yang diberikan perusahaan akan memberikan pengembalian yang cukup membaik. Ini akan mendorong investor untuk melakukan investasi yang lebih besar lagi sehingga harga saham perusahaan akan meningkat. 2. Tingkat Bunga Tingkat bunga dapat mempengaruhi harga saham dengan cara: a. Mempengaruhi persaingan di pasar modal antaara saham dan obligasi, apabila suku bunga naik maka investor akan menjual sahamnya untuk ditukarkan dengan obligasi. Hal ini akan sebaliknya juga akan terjadi apabila tingkat bunga mengalami penurunan. b. Mempengaruhi laba perusahaan, hal ini terjadi karena bunga adalah biaya, semakin tinggi suku bunga maka semakin rendah laba perusahaan. Suku bunga juga mempengaruhi kegiatan ekonomi yang juga akan mempengaruhi laba perusahaan. 3. Jumlah kas deviden yang diberikan Kebijakan pembagian deviden dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebagian dibagikan dalam bentuk deviden dan sebagian lagi disisihkan sebagai laba ditahan. Peningkatan pembagian deviden merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan dari pemegang saham karena jumlah kas deviden yang besar adalah yang diinginkan oleh investor sehingga harga saham naik. 4. Jumlah laba yang didapat perusahaan Pada umumnya, investor melakukan investasi pada perusahaan yang mempunyai profit yang cukup baik karena menunjukkan prospek yang cerah sehingga investor tertarik untuk berinvestasi yang nantinya akan mempengaruhi harga saham. 5. Tingkat resiko dan pengembalian Apabila tingkat resiko dan proyeksi laba yang diharapkan perusahaan meningkat maka akan mempengaruhi harga saham perusahaan. Biasanya, semakin tinggi resiko maka semakin tinggi pula tingkat pengembalian saham yang diterima.
Selain faktor-faktor diatas, harga saham juga dapat dipengaruhi oleh kondisi perusahaan. Semakin baik kinerja perusahaan maka hal ini akan membawakan dampak terhadap laba yang diperoleh perusahaan dan keuntungan yang didapat oleh investor, sehingga akan mempengaruhi peningkatan harga saham. Berdasarkan teori-teori diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa harga saham dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Faktor-faktor ini sendiri terdiri dari hukum permintaan dan penawaran yang terdapat dipasar modal, faktor fundamental perusahaan itu sendiri, tingkat suku bunga, Rumors atau issue, nilai tukar atau kurs, kondisi mikro dan makro ekonomi, dan lain sebagainya
Comments
Post a Comment