Trust sebagai anteseden dari switching intention (skripsi dan tesis)
Trust yang pelanggan rasakan merupakan evaluasi purna jual beli dimana
alternatif yang dipilih sekurang-kurangnya sama atau melebihi harapan pelanggan.
(Zikmund, 2003). Kepercayaan pada industri jasa merupakan nilai penting yang
harus dirasakan oleh nasabah untuk keberlangsungan suatu perusahaan. Akbar dan
Parvez (2009) menyatakan bahwa dalam menjalani suatu bisnis, trust salah satu
yang dipandang sebagai anteseden yang paling relevan dari suatu hubungan yang
stabil dan kolaboratif. Moorman, Deshpande dan Zaltman (1993), mengungkapkan
bahwa keterhubungan antara dua pihak yang melakukan pertukaran, dimana suatu
kepercayaan melibatkan orang lain yang dipercayainya. Sejalan dengan penelitian
Morgan dan Hunt (1994) membuktikan bahwa perilaku keterhubungan yang terjadi
antara perusahaan dengan mitranya banyak ditentukan karena trust dan komitmen.
Ltifi et al. (2016) menemukan hasil bahwa kepercayaan merupakan pertimbangan
nasabah dalam memilih bank syariah. Ketika tingkat kepercayaan yang dirasakan
nasabah semakin tinggi maka akan berdampak pada rendahnya tingkat switching
intention nasabah. Namun apabila tingkat kepercayaan yang dirasakan nasabah
semakin rendah maka akan berdampak pada tingginya tingkt switching intention.
Berdasarkan tinjauan teori dan alasan-alasan tersebut
Comments
Post a Comment