Fungsi Pasar Valuta Asing (skripsi dan tesis)

 

Menurut Nopirin (2012:139) Pasar Valuta Asing mempunyai beberapa fungsi pokok dalam membantu kelancaran lalu lintas pembayaran internasional, yang pertama, mempermudah penukaran valuta asing serta pemindahan dana dari satu negara ke negara lain. Kedua, memberikan kemudahan untuk dilaksanakannya perjanjian/ kontrak jual beli dengan kredit. Ketiga, memungkinkan dilakukanya “hedging”, dapat dilakukan pada pasar jangka (forward market). Pasar jangka adalah pasar dimana transaksi jual-beli terjadi dengan harga yang disetujui pada saat transaksi dilakukan, tetapi penyerahan barang dilakukan dikemudian hari.   e) Hubungan antara inflasi dan neraca perdagangan terhadap kurstukar rupiah 1) Hubungan antara inflasi terhadap kurs tukar Hubungan inflasi terhadap kurs tukar dibedakan mejadi dua yaitu nilai tukar nominal dan nilai tukar riil. Nilai tukar nominal menunjukkan harga relatif mata uang dan dua negara, sedangkan nilai tukar riil menujukkan tingkat kuran (rate) suatu barang dapat diperdagangkan antar negara. Jika nilai tukar riil tinggi berarti harga produk luar negeri relatif murah dan harga produk domestik relatif mahal. Presentase perubahan nilai tukar nominal sama dengan presentase perubahan nilai tukar riil ditambah perbedaan inflasi antara inflasi luar negeri dengan inflasi domestik (persentase perubahan harga inflasi). Jika suatu negara luar negeri lebih tinggi inflasinya dibandingkan domestik (Indonesia) maka rupiah akan ditukarkan dengan lebih banyak valas. Jika inflasi meningkat untuk membeli valuta asing yang sama jumlahnya harus ditukar dengan rupiah yang makin banyak atau depresiasi rupiah (Herlambang, dkk, 2001: 282) 2) Hubungan neraca perdagangan terhadap kurs tukar Hubungan neraca perdagangan terhadap kurs tukar apabila neraca perdagangan suatu negara mengalami defisit, maka ini menunjukkan bahwa nilai mata uang negara tersebut terdepresiasi dibandingkan dengan negara lain (Lindert dan Kindleberger, 1995:376).

Comments

Popular Posts