Kepemilikan Institusional (skripsi, tesis, disertasi)
Kepemilikan institusional menunjukkan presentase saham yang dimiliki
oleh pemilik institusi dan kepemilikan blockholder, yaitu keemilikan individu
atas nama perorangan diatas 5%, tetapi tidak termasuk ke dalam golongan
kepemilikan insider (dalam Ismiyanti dan Hanafi, 2003).
Agrawal dan Knouber (dalam Ismiyanti dan Hanafi, 2003).menjelaskan bahwa
kepemilikan blockholder termasuk kedalam kepemilikan istitusi.
Perusahaan yang memiliki persentase blockholder yang besar akan lebih mampu
untuk memonitor aktifitas manajer. Hal ini dapat disimpulkan bahwa semakin
besar kepemilikan institusional, maka akan semakin efisien dalam
kemampuannya untuk memonitor manajemen dan bertindak sebagai pencegahan
terhadap pemborosan (dalam Faisal, 2004)
Kepemilikan institusional memiliki kemampuan untuk mengendalikan
pihak manajemen melalui proses monitoring secara efektif sehingga dapat
mengurangi manajemen laba. Melalui mekanisme kepemilikan institusional,
efektivitas pengelolaansumber daya perusahaan oleh manajemen dapat diketahui
dari informasi yang dihasilkan melalui reaksi pasar atas pengumuman laba
Kepemilikan institusional dapat diukur dengan menggunakan indikator
persentase jumlah saham yang dimiliki pihak institusional dari seluruh jumlah
perusahaan. Persentase saham tertentu yang dimiliki oleh institusi dapat
mempengaruhi proses penyusunan laporan keuangan yang tidak menutup
kemungkinan terdapat akrualisasi sesuai kepentingan pihak manajemen. Dengan
adanya kepemilikan institusional manajer cenderung berkurang insentifnya
untuk memanfaatkan manajemen diskresi (discretionary management) dalam
laporan keuangan.
Comments
Post a Comment