Teori Pemangku Kepentingan (Stakeholder Theory) (skripsi, tesis, disertasi)
Istilah stakeholder pertama kali diperkenalkan oleh stanford reserch
institute (SRI) pada tahun 1963. Stakeholder didefinisikan sebagai “any group or
individual who can affect or be affected by the achievement of an organization’s
objective.” Bahwa stakeholder merupakan kelompok maupun individu yang dapat
memperngaruhi atau dipengaruhi oleh proses pencapaian tujuan organisasi.
Tanggung jawab perusahaan yang semula fokus pada indikator ekonomi
(economics focused) dalam laporan keuangan, saat ini telah bergeser dan lebih
memeprhitungkan faktor-faktor sosial terhadap stakeholder, baik internal maupun
eksternal. Untuk menjamin kelangsungan hidup perusahaan hidup, sangat
tergantung pada dukungan stakeholder. Makin powerful dukungan stakeholder,
makin besar kemampuan perusahaan beradaptasi dengan lingkungan.
Pengungkapan sosial dianggap sebagai bagian dari dialog antara perusahaan
dengan stakeholdernya.
Corporate governace mengarahkan pengelolaan perusahaan untuk profit
dan sustainability secara seimbang. Pencapaian keuntungan tersebut merupakan
wujud pemenuhan pemegang saham (shareholder) dan tidak dapat dilepaskan dari
upaya pencapaian sustanaibility yang merupakan wujud pemenuhan kepentingan
para pemangku kepentingan (stakeholders) (Hamdani, 2016)
Comments
Post a Comment