Trade-off Theory (skripsi, tesis, disertasi)
Menurut trade-off teory yang diungkapkan oleh Myers (dalam Marina Suzuki
2015), perusahaan akan berhutang sampai pada tingkat hutang tertentu, dimana
penghematan pajak dari tambahan hutang sama dengan biaya kesulitan keuangan
(financial distress). Biaya kesulitan keuangan (financial distress) adalah biaya
kebangkrutan dan biaya keagenan yang meningkat akibat dari turunnya kredibilitas
suatu perusahaan. Trade-off theory ini memandang bahwa struktur modal optimal dapat
ditentukan. Trade-off theory dalam menentukan struktur modal yang optimal
memasukkan beberapa faktor antara lain pajak, biaya keagenan dan biaya kesulitan
keuangan (financial distress) tetapi tetap mempertahankan asumsi efisiensi pasar dan
symmetric information sebagai imbangan dan manfaat penggunaan hutang. Tingkat
hutang yang optimal tercapai ketika penghematan pajak mencapai jumlah yang
maksimal terhadap biaya kesulitan keuangan.
Trade-off theory mempunyai implikasi bahwa manajer akan berpikir dalam
kerangka trade-off antara penghematan pajak dan biaya kesulitan keuangan dalam
penentuan struktur modal. Perusahaan-perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang
tinggi tentu akan berusaha mengurangi pajaknya dengan cara meningkatkan rasio
hutangnya, sehingga tambahan hutang tersebut akan mengurangi pajak. Dalam
kenyataannya jarang manajer keuangan yang berpikir demikian
Comments
Post a Comment