Dimensi Tingkat Penyesuaian Diri (skripsi, tesis, disertasi)
Tingkat penyesuaian diri adalah suatu proses yang mencakup responrespon terhadap lingkungan tempat individu berada, baik suatu kemampuan
mengarahkan diri, kemampuan untuk belajar, kemampuan memanfaatkan
pengalaman masa lalu, dan sikap realistis dan objektif. Menurut Baker dan Siryk
dalam Otlu (2010: 16-17) mengemukakan bahwa tingkat penyesuaian diri
memiliki empat dimensi, antara lain:
1) Penyesuaian akademik (academic adjustment)
Penyesuaian akademik mencakup:
a. Motivasi (sikap terhadap tujuan akademik, motivasi dalam
melakukan hal yang berkaitan dengan akademik);
b. Aplikasi (tingkat motivasi terhadap karya akademik dan
memenuhi persyaratan akademik);
c. Kinerja (keberhasilan dan efektivitas dalam fungsi akademik);
d. Lingkungan akademik (kepuasan terhadap lingkungan
akademik).
2) Penyesuaian sosial (social adjustment)
Penyesuaian sosial meliputi:
a. Secara umum (keterampilan mengenai kegiatan sosial dan
fungsi seseorang secara umum dalam masyarakat);
b. Orang lain (hubungan dengan orang lain);
c. Nostalgia (berkaitan dengan relokasi sosial), dan
d. Lingkungan sosial (kepuasan terhadap lingkungan sosial
akademik).
3) Penyesuaian pribadi-emosional (personal-emotional adjustment).
Penyesuaian pribadi-emosional ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
a. Secara psikologis (mampu merasakan kesejahteraan psikologis)
dan
b. Secara fisik (mampu merasakan kesejahteraan fisik).
4) Pencapaian tujuan institusional (goal commitment-institutional)
Pencapaian tujuan institusional dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
a. Secara umum (memiliki perasaan dan kepuasan berada di
instansi terkait) dan
b. Institusi (merasakan kepuasan terhadap institusi dimana peserta
didik terdaftar).
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa dimensi tingkat
penyesuaian diri terdiri dari empat dimensi yaitu penyesuaian akademik,
penyesuaian sosial, penyesuaian pribadi-emosional, dan terakhir pencapaian
tujuan institusional.
Comments
Post a Comment