Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Self-Regulated Learning (skripsi, tesis, disertasi)

 


Regulasi diri dalam belajar adalah kemampuan peserta didik yang perlu
dilatih dalam kebiasaannya sehari-hari. Kebiasaan peserta didik dalam belajar bisa
meliputi belajar mandiri di rumah, di sekolah bersama guru sebagai fasilitator
maupun teman sebaya. Kemampuan regulasi diri peserta didik dapat dipengaruhi
oleh berbagai faktor. Menurut Zimmerman dalam Ghufron dan Suminta (2017: 47)
sesuai dengan teori kognitif-sosial, ada tiga hal yang mempengaruhi pengelolaan diri,
yaitu:
(a) Individu (diri).
Faktor individu ini meliputi: pengetahuan individu, semakin banyak dan
beragam pengetahuan yang dimiliki individu akan semakin membantu
individu dalam melakukan pengelolaan, tingkat kemampuan metakognisi
yang dimiliki individu semakin tinggi akan membantu pelaksanaan
pengelolaan diri dalam diri individu dan tujuan yang ingin dicapai,
semakin banyak dan kompleks tujuan yang ingin diraih, semakin besar
kemungkinan individu melakukan pengelolaan diri;
(b) Perilaku.
Perilaku mengacu kepada upaya individu menggunakan kemampuan
yang dimiliki. Semakin besar dan optimal upaya yang dikerahkan
individu dalam mengatur dan mengorganisasikan suatu aktivitas akan
meningkatkan pengelolaan pada diri individu; dan
(c) Lingkungan.
Sosial kognitif teori mencurahkan perhatian khusus pada pengaruh sosial
dan pengalaman pada fungsi manusia. Hal ini bergantung pada
bagaimana lingkungan itu mendukung atau tidak mendukung.
Adapun pendapat lain yang dikemukakan oleh Stone, Schunk & Swartz
dalam Fasikhah dan Fatimah (2013: 148) mengemukakan self-regulated learning,
dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu:
(a) Keyakinan diri (self-efficacy)
Self-efficacy mengacu pada kepercayaan seseorang tentang kemampuan
dirinya untuk belajar atau melakukan keterampilan pada tingkat tertentu.
(b) Motivasi
Motivasi merupakan sesuatu yang menggerakkan individu pada tujuan,
dengan harapan akan mendapatkan hasil dari tindakannya itu dan adanya
keyakinan diri untuk melakukannya.
(c) Tujuan
Tujuan merupakan kriteria yang digunakan individu untuk memonitor
kemajuan belajarnya.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang
mempengaruhi self-regulated learning yaitu individu (diri), perilaku, lingkungan,
keyakinan diri (self-efficacy), motivasi, dan tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa
faktor-faktor tersebut saling memiliki keterkaitan yang sangat erat antara satu dengan
yang lainnya

Comments

Popular Posts