Pengertian Tingkat Penyesuaian Diri (skripsi, tesis, disertasi)
Dalam istilah psikologi, tingkat penyesuaian diri disebut dengan istilah
adjustment. Istilah penyesuaian itu sendiri menurut Chaplin dalam Susanto (2018:
79) antara lain: 1) variasi dalam kegiatan organisme untuk mengatasi suatu
hambatan dan memuaskan kebutuhan-kebutuhan; dan 2) menegakkan hubungan
yang harmonis dengan lingkungan fisik dan sosial.
Sedangkan menurut Davidoff dalam Saguni dan Amin (2014: 205)
Adjustment merupakan suatu proses untuk mencari titik temu antara kondisi diri
dan tuntutan lingkungan. Sehingga, manusia dituntut untuk dapat menyesuaikan
diri dengan lingkungan sosialnya dan lingkungan alam di sekitarnya. Tingkat
penyesuaian diri dalam kehidupan yang di alami individu akan muncul secara
alamiah. Oleh karena itu, tingkat penyesuaian diri merupakan suatu proses
alamiah dan dinamis yang bertujuan untuk mengubah suatu perilaku individu
sehingga dapat menimbulkan hubungan yang lebih sesuai dengan kondisi
lingkungan tempat individu berada.
Sementara itu penyesuaian diri menurut Lestari (2016: 78) adalah
mengubah diri sesuai dengan keadaan lingkungan, tetapi juga mengubah
lingkungan sesuai dengan keadaan atau keinginan diri. Hal ini dikemukakan oleh
Aniyah (2017: 96) bahwa teori Bandura yang menjelaskan tentang perilaku
manusia dalam konteks interaksi timbal balik yang berkesinambungan antara
kognitif, perilaku dan pengaruh lingkungan. Kondisi lingkungan sekitar individu
sangat berpengaruh pada pola belajar sosial jenis ini. Teori belajar ini juga
dikembangkan agar mampu menjelaskan bagaimana individu dapat belajar dalam
keadaan di lingkungan secara nyata.
Menurut Bandura dalam Hutami dkk (2017: 24) mengemukakan bahwa
tingkah laku, lingkungan dan kejadian-kejadian internal pada pelajar yang
mempengaruhi persepsi dan aksi merupakan hubungan yang saling
mempengaruhi.
Berkaitan dengan teori di atas, Schneiders dalam Rahmani (2019: 762)
mengatakan bahwa penyesuaian diri merupakan suatu proses yang melibatkan
respon-respon mental serta tingkah laku dalam upaya mengatasi dan menguasai
kebutuhan-kebutuhan dalam dirinya, ketegangan-ketegangan, frustrasi, dan
konflik-konflik dengan memperhatikan norma atau tuntutan lingkungan tempat
individu tinggal.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa tingkat penyesuaian diri merupakan
proses yang dilakukan oleh individu secara aktif dan dilakukan secara terusmenerus sepanjang hayat untuk mengatasi berbagai macam tekanan, konflik dan
frustrasi yang diakibatkan oleh terhambatnya kebutuhan yang ada pada diri
individu tersebut, maka individu tersebut bisa menentukan sikap dan tindakan
yang akan diambilnya dalam lingkungan, sehingga akan menimbulkan suatu
hubungan yang sesuai atau selaras.
Comments
Post a Comment