Definisi Beban Kerja (skripsi,tesis,disertasi)
Hart & Staveland (Tarwaka, 2011) menyatakan bahwa beban
kerja merupakan suatu yang muncul dari interaksi antara tuntutan tugastugas lingkungan kerja dimana digunakan sebagai tempat kerja,
keterampilan dan persepsi dari pekerja. Beban kerja kadang-kadang
didefinsikan secara operasional pada faktor-faktor seperti tuntutan tugas
atau upaya-upaya yang dilakukan untuk melakukan pekerjaan. Hart dan
Staveland (Nussbaum, 2007) mendefinisikan beban kerja sebagai
perbedaan antara kemampuan karyawan dengan tuntutan tugas yang
diterima. Beban kerja itu dapat berupa beban kerja fisik dan beban kerja
mental.
Everly (Munandar, 2001) juga mengatakan bahwa beban kerja
adalah keadaan dimana pekerjaan dihadapkan pada tugas yang harus
diselesaikan pada waktu tertentu. Kategori lain dari beban kerja adalah
kombinasi dari beban kerja kuantitatif dan kualitatif. Beban kerja secara
kuantitatif yaitu timbul karena tugas-tugas terlalu banyak atau sedikit,
sedangkan beban kerja kualitatif jika pekerja merasa tidak mampu
melaksanakan tugas atau tugas tidak menggunakan keterampilan atau
potensi dari pekerjaan. Beban kerja fisik atau mental yang harus
melakukan terlalu banyak pekerjaan, merupakan kemungkinan sumber
stres pekerja.
Permendagri No. 12/2008 (Sitepu, 2013) menyatakan bahwa
beban kerja adalah besaran pekerjaan yang harus dipikul oleh suatu
jabatan/unit organisasi dan merupakan hasil kali antara volume kerja
dan norma waktu. Jika kemampuan pekerja lebih tinggi daripada
tuntutan pekerjaan, akan muncul perasaan bosan. Namun sebaliknya,
jika kemampuan pekerja lebih rendah daripada tuntutan pekerjaan, maka
akan muncul kelelahan yang lebih. Beban kerja yang dibebankan kepada
karyawan dapat dikategorikan kedalam tiga kondisi, yaitu beban kerja
yang sesuai standar, beban kerja yang terlalu tinggi (over capacity) dan
beban kerja yang terlalu rendah (under capacity).
Comments
Post a Comment