Faktor –Faktor yang Mempengaruhi Etos Kerja (skripsi, tesis, dan disertasi)

 Etos kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, dalam Priansa (2018:285) berikut faktor –faktor internal dan eksternal yang pada umumnya mempengauhi etos kerja pegawaiadalah : 1.Faktor internal

 a.Agama Agama membentuk nilai –nilai, keyakinan, dan perilaku. Sistem nilai tersebut akan mempengaruhi atau menentukan pola hidup para penganutnya. cara berpikir, bersikap, dan bertindak pegawai pastilah diwarnai oleh ajaran agama yang dianutnya. b.Pendidikan Pendidikan yang baik dapat menginternalisasikan etos kerja dengan tepat, sehingga individu akan memiliki etos kerja yang tinggi. c.Motivasi Individu yang memiliki etos kerja yang tinggi adalah individu yang memiliki motivasiyang tinggi. d.Usia Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai dengan usia di bawah 30 tahun memiliki etos kerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan pegawai yang berusia di atas 30 tahun. e.Jenis kelamin Jenis kelamin sering kali diidentikkan dengan etos kerja, beberapa pakar mempublikasikan hasil penelitiannya bahwa perempuan cendrung memiliki etos kerja, komitmen, dan loyalitas yang tinggi terhadap pekerjaan yang diembannya diorganisasi dibandingkan dengan laki –laki. 2.Faktor eksternal a.Budaya Sikap mental, tekad, displin dan semangat kerja masyarakat juga disebut sebagai etos budaya. Kemudian etos budaya ini secara operasional juga disebut sebagai etos kerja. Kualitas etos kerja ditentukan oleh sistem orientasi nilai budaya masyarakat yang bersangkutan. Masyarakat yang memiliki sistem nilai budaya maju akan memiliki etos kerja yang tinggi.
 b.Sosial politik Tinggi atau rendahnya etos kerja suatu masyarakat dipengaruhi juga oleh ada atau tidaknya struktur politik yang mendorong masyarakat untuk bekerja keras dan dapat menikmati hasil kerja keras mereka dengan penuh. c.Kondisi lingkungan (geografis) Etos kerja dapat muncul dikarenakan faktor kondisi geografis. Lingkungan alam yang mendukung mempengaruhi manusia yang berada di dalamnya melakukan usaha untuk dapat mengelola dan mengambil manfaat, dan bahkan dapat mengundang pendatang untuk turut mencar penghidupan di lingkungan tersebut. d.Stuktur ekonomi Tinggi rendahnya etos kerja yang dimiliki masyarakat juga dipengaruhi oleh stuktur ekonomi yang ada di negara tersebut. Negara yang pro terhadap kemandirian bangsa dan mendukung tumbuh kembangnya produk –produk dalam negeri akan cendrung mendorong masyarakatnya untuk berkembang dalam kemandirian. e.Tingkat kesejahteraan Tingkat kesejahteraan masyarakat juga sangat mempengaruhi etos kerja yang tumbuh dan berkembang dimasyarakat. Negara yang maju dan makmur biasanya memiliki masyarakat yang memiliki etos kerja yang tinggi sehingga mendorong negara tersebut mencapai kesuksesan. f.Perkembangan bangsalain Dewasa ini, dengan berbagai perkembangan perangkat teknologi serta arus informasi yang tanpa batas, telah mendorong banyak negara berkembang untuk meniru etos kerja negara lain.

Comments

Popular Posts