Gejala dan Sebab Kredit Bermasalah (skripsi,tesis,disertasi)

 


Menurut Subagyo (2015 : 47-48) untuk melihat gejala timbunya kredit
bermasalah dan sebabnya, kita dapat mengklasifikasikan sumbernya dalam
beberapa hal :
1. Terjadinya penyimpangan terhadap perjanjian kredit
Salah satu gejala awal yang wajib diamati bank untuk mencegah
timbulnya kredit bermasalah adalah kepatuhan debitur terhadap perjanjian
kredit. Penyimpangan terhadap perjanjian kredit dapat dikategorikan
sebagai gejala serius terjadinya tunggakan kredit.
2. Jadwal Pencairan Kredit Tidak Sesuai Dengan Akad Kredit
Jika dalam klausul perjanjian kredit tertera bahwa kredit akan dicairkan
lebih dan sekali, sementara itu pencairan oleh debitur hanya sekali maka
terjadi pelanggaran terhadap jadwal pencairan kredit dan ini merupakan
indikasi masalah yang dapat menyebabkan terjadinya kredit macet.
3. Penurunan Jumlah Tabungan, Deposito dan Kekayaan Debitur
Penurunan jumlah tabungan, deposito maupun kekayaan lain debitur
merupakan lampu merah bagi bank.
4. Debitur Sering Meminta Penundaan Pembayaran
Umumnya jika tidak terjadi gangguan terhadap kelancaran usaha, maka
pembayaran kepada bank juga lancer. Namun seringkali bank mentolelir
permintaan penundaan pembayaran oleh debitur.
5. Terjadinya Penyimpangan Penggunaan Kredit
Dalam akad perjanjian kredit selalu tertuang tujuan penggunaan kredit.
Penyimpangan terhadap tujuan penggunaan kredit perlu diwaspadai
kemungkinan terjadinya kredit bermasalah.
6. Debitur mengajukan Perpanjangan Kredit
Pengajuan perpanjangan kredit oleh debitur tidak selalu buruk jika hal
tersebut ditujukan untuk kepentingan bisnis seperti : Peningkatan omzet,
kontrak dengan pihak ketiga dan sebagainya.
7. Debitur Mengajukan Penambahan Kredit
Jika penambahan kredit tersebut diakibatkan karena likuiditas debitur
terganggu karena kesalahan pengelolaan usaha, itu yang perlu bank
waspadai

Comments

Popular Posts