Indikator Keuangan Inklusif (skripsi,tesis,disertasi)
World Bank (2009) menjelaskan bahwa akses jasa keuangan dapat
diukur dengan jumlah individu, rumah tangga, maupun perusahaan yang
menggunakan layanan keuangan seperti menyimpan, menerima kredit,
melakukan pembayaran, dan menggunakan produk keuangan lainnya dari
berbagai lembaga keuangan baik yang formal maupun yang informal.
Indikator yang paling baik untuk mengukur akses jasa keuangan adalah
jumlah orang yang menggunakan jasa simpanan dan jumlah orang yang
menggunakan jasa pinjaman di lembaga keuangan. Namun, tidak semua
negara yang memiliki data tersebut, terutama dari lembaga keuangan
mikro dan lembaga keuangan informal. Indikator yang paling tepat
digunakan untuk mengukur akses terhadap penggunaan jasa simpanan
adalah jumlah rekening deposit per 1000 orang dewasa.
Beberapa penelitian telah membedakan antara konsep akses jasa
keuangan dengan penggunaan jasa keuangan. Akses jasa keuangan diukur
dengan jumlah kantor perbankan dan jumlah ATM yang tersebar di suatu
wilayah, sedangkan penggunaan diukur dengan jumlah deposit dan kredit
yang disalurkan (World Bank, 2009).
3. Perhitungan Indeks Keuangan Inklusif
Comments
Post a Comment