Indikator Literasi Keuangan (skripsi,tesis,disertasi)

 


Ada 4 (empat) indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat
literasi keuangan (Hidajat, 2015) yakni:
1) Pengetahuan umum tentang keuangan
Pengetahuan tentang keuangan mencakup pengetahuan
keuangan pribadi, yakni bagaimana mengatur pendapatan dan
pengeluaran, serta memahami konsep dasar keuangan. Konsep
dasar keuangan tersebut mencakup perhitungan tingkat bunga
sederhana, bunga majemuk, pengaruh inflasi, opportunity cost,
nilai waktu uang, likuiditas suatu aset, dan lain-lain.
2) Investasi
Investasi adalah menyimpan atau menempatkan uang agar bisa
bekerja sehingga dapat menghasilkan uang yang lebih banyak.
Cara yang sering digunakan seseorang dalam berinvestasi yakni
dengan meletakkan uang ke dalam surat berharga termasuk saham,
obligasi dan reksa dana atau dengan memiliki real estate.
3) Tabungan dan pinjaman
Tabungan dan pinjaman (saving and borrowing) merupakan
produk perbankan yang lebih dikenal sebagai tabungan dan kredit.
Tabungan (saving) merupakan sejumlah uang yang disimpan untuk
kebutuhan di masa depan. Seseorang yang memiliki pendapatan
yang lebih tinggi dibandingkan pengeluarannya akan cenderung
menyimpan sisa uangnya tersebut. Bentuk simpanan bisa berupa
tabungan dalam bank atau tabungan dalam bentuk deposito.
Sedangkan pinjaman (borrowing) merupakan suatu fasilitas untuk
melakukan peminjaman uang dan membayarnya kembali dalam
jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.
4) Asuransi
Asuransi merupakan suatu bentuk perlindungan secara
finansial yang bisa dilakukan dalam bentuk asuransi jiwa, asuransi
properti, asuransi pendidikan dan asuransi kesehatan. Tujuan dari
asuransi adalah untuk mendapatakan ganti rugi apabila terjadi hal
yang tidak terduga seperti kematian, kehilangan, kecelakaan, atau
kerusakan. Asuransi melibatakan pihak tertanggung untuk
melakukan pembayaran premi secara berkala dalam suatu waktu
tertentu yang berguna sebagai ganti polis yang menjamin
perlindungan yang diperoleh dari pihak tertanggung.

Comments

Popular Posts