Interpersonal Stress (skripsi,tesis,disertasi)

 


Menurut Deddy (2015: 222) kata stres bermula dari kata latin yaitu
“Stringer” yang berarti ketegangan dan tekanan. Stres merupakan suatu yang
tidak diharapakan yang muncul karena tingginya suatu tuntutan lingkungan pada
seseorang. Robbins (2008: 205) mengatakan bahwa “stres adalah suatu kondisi
dinamis dimana seseorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau
sumberdaya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu tersebut dan
hasilnya dipandang tidak pasti dan penting”. Sedangkan menurut Michael dalam
Deddy (2015: 223) “stres merupakan suatu respon adaptif, dimoderasi oleh
perbedaan individu yang merupakan konsekwensi dari setiap tindakan, situasi,
peristiwa dan yang menempatkan tuntutan khusus terhadap seseorang”.
Menurut Pandji (2009: 108) stress ialah tekanan dari lingkungan yang
mengakibatkan timbulnya tanggapan negatif atau posotif secara psikologikal dan
piskal dari individu yang terkena. Jika tanggapannya negatif, disebut distress dan
jika posotif disebut eustress. Sedangkan Hasibuan (2017: 67) menyatakan bahwa
“stres merupakan suatu kondisi yang menekan keadaan psikis seseorang dalam
mencapai sesuatu kesempatan di mana untuk mencapai kesempatan tersebut
terdapat batasan atau penghalang”.
Dengan beberapa defnisi di atas tentunya sulit untuk memahami tentang
Stres yang sebenarnya. Pada dasarnya stres merupakan sebuah tekanan yang
terjadi pada diri seseorang individu baik itu berupa beban pekerjaan dan lainnya,
dan membuat individu tersebut merasa terbebani dan keberatan untuk
menyelesaikan sebagai kewajibannya. Dengan kata lain stres merupakan tekanan
yang tidak biasa terjadi pada diri setiap individu yang disebabkan adanya tuntutan
tertentu.
Sementara Interpersonal Stress merupakan situasi sulit yang dialami
dalam diri seorang yang berdampak pada hubungan atau interaksi dengan orang
lain, sehingga stressor ini dianggap dapat mengancam kesejahteraan atau posisi
seseorang dalam kehidupan. Situasi yang menjadi pemicu interpersonal stress tiap
orang berbeda-beda, hal ini disebabkan karena setiap orang memiliki seperangkat
pemahaman yang unik dan berbeda dalam memberikan persepsi terhadap sesuatu
yang ada dilingkungannya. Apa yang tampak seperti ancaman bagi satu orang
dapat dianggap sebagai tantangan bagi orang lain. Sehingga tidak dapat
digeneralisasi mengenai situasi apa saja yang menjadi pemicu stres secara pasti,
namun interpersonal stress merupakan salah satu pemicu seseorang mengalami
situasi sulit dalam ruang lingkup organisasi/perusahaan. Sehingga terjadinya
interpersonal stress ini akan menjadi pemicu stres kerja setiap orang atau
karyawan. Menuruut Zainal dkk., (2015: 724) berpendapat bahwa “Stress kerja
adalah suatu kondisi ketegangan yang menciptakan adanya ketidakseimbangan
fisik dan psikis, yang memengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi seorang
karyawan”

Comments

Popular Posts