Jenis-jenis Murabahah (skripsi,tesis,disertasi)

 


Dalam konsep di perbankan syari’ah maupun di Lembaga
Keuangan Syari’ah (BMT), jual beli murabahah dapat dibedakan menjadi
dua, yaitu: 1) Murabahah tanpa pesanan
Murabahah tanpa pesanan adalah jenis jual beli murabahah
yang dilakukan dengan tidak melihat adanya nasabah yang memesan
(mengajukan pembiayaan) atau tidak. Dengan kata lain, dalam
murabahah tanpa pesanan, bank syari’ah atau BMT menyediakan
barang atau persediaan barang yang akan diperjualbelikan dilakukan
tanpa memperhatikan ada nasabah yang membeli atau tidak, sehingga
proses pengadaan barang dilakukan sebelum transaksi/akad jual beli
murabahah dilakukan. Pengadaan barang yang dilakukan bank
syari’ah atau BMT dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain:
a) Membeli barang jadi kepada produsen (prinsip murabahah).
b) Memesan kepada pembuat barang/produsen dengan pembayaran
dilakukan secara keseluruhan setelah akad (prinsip salam).
c) Memesan kepada pembuat barang/produsen dengan pembayaran
yang dilakukan di depan, selama dalam masa pembuatan, atau
setelah penyerahan barang (prinsip isthisna).
d) Merupakan barang-barang dari persediaan mudharabah atau
musyarakah.
2) Murabahah berdasarkan pesanan
Sedangkan yang dimaksud dengan murabahah berdasarkan
pesanan adalah jual beli murabahah yang dilakukan setelah ada
pesanan dari pemesan atau nasabah yang mengajukan pembiayaan
murabahah. Jadi dalam murabahah berdasarkan pesanan, bank
syari'ah atau BMT melakukan pengadaan barang dan melakukan
transaksi jual beli setelah ada nasabah yang memesan untuk dibelikan
barang atau aset sesuai dengan apa yang diinginkan nasabah tersebut

Comments

Popular Posts