Keterkaitan Konflik Peran Terhadap Kelelahan Kerja (skripsi,tesis,disertasi)
Dalam penelitiannya Hardiani et.al (2017:96) menyatakan bahwa konflik peran
berpengaruh terhadap timbulnya kelelahan kerja. Semakin tinggi konflik peran yang
dialami oleh pegawai maka akan semakin menimbulkan kelelahan kerja yaitu suatu
bentuk kelelahan emosional.
Menurut Pangesti (2012:5) mendapat kesimpulan Hasil uji korelasional
menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konflik peran dan
terjadinya kelelahan kerja. Hal ini berarti semakin tinggi konflik peran yang dialami
subjek maka akan semakin tinggi terjadinya kelelahan kerja, demikian juga sebaliknya,
semakin rendah konflikperan yang dialami subjek maka akan semakin rendah
terjadinya burnout.
Hasil uji regresi sederhana menunjukkan adanya kontribusi konflik peran
secara signifikan terhadap terjadinya kelelahan kerja pada subjek, dengan besar
kontribusi 38,9%. Hal ini berarti 38,9% terjadinya kelelahan pada subjek dipengaruhi
oleh konflik peran yang dialami subjek, sedangkan 61,1% dipengaruhi oleh faktorfaktor lainnya
Sedangkan menurut Wiryathi et al. (2014:238), dalam penelitiannya
menyatakan bahawa konflik peran memiliki pengaruh positif terhadap kelelahan kerja.
Dikatakan bahwa semakin tinggi konflik peran yang dialami maka semakin tinggi juga
kecenderungan terjadinya kelelahan kerja
Comments
Post a Comment