Pengertian Konflik Peran Ganda (skripsi,tesis,disertasi)
Manusia merupakan makhluk sosial yang memiliki berbagai
kepentingan dalam kehidupannya. Tidak bisa dipungkiri setiap manusia
tidak bisa terlepas dari suatu masalah atau biasa disebut dengan konflik.
Dari beberapa sudut pandang yang berbeda munculnya suatu konflik atau
masalah dapat membuat kita menjadi lebih kuat dalam menjalani hidup dan
bisa menjadikan konflik tersebut sebagai suatu pelajaran untuk menjalani
hidup yang lebih baik kedepannya. Dalam sudut pandang yang lain konflik
atau masalah dapat memecah belah bahkan menghancurkan. Semua itu
tergantung dari bagaimana kita menghadapi dan bagaimana kita menyikapi
konflik atau masalah yang ada.
Menurut Robbin (1996) konflik adalah suatu proses dimana pemikiran
yang dirasa akan membawa suatu pengaruh yang negatif. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa konflik secara umum merupakan bertemunya dua
kepentingan yang berbeda dalam waktu yang bersamaan dan dapat
menimbulkan efek yang negatif.
Adanya faktor untuk menunjang kebutuhan ekonomi rumah tangga
menjadi salah satu alasan bagi seseorang untuk bekerja. Bekerja adalah
aktivitas yang dikerjakan oleh individu baik secara langsung ataupun tidak
langsung guna menghasilkan pendapatan berupa uang atau barang,
mengeluarkan energi dan mempunyai banyak aktivitas diluar rumah,
aktivitas yang dirasa mampu menghasilkan pendapatan bagi keluarganya
sebenarnya bukanlah hal yang baru bagi masyarakat kita (Ihromi, 1990
dalam Indriyani 2009). Dalam definisi ini termasuk istri sendiri atau
bersama suami sama sama berusaha untuk mendapatkan penghasilan berupa
materi. Adapun seseorang karyawan yang telah berkeluarga akan dianggap
berperan ganda.
Menurut Greenhouse and Beutell (1985), pengertian konflik peran
ganda yaitu sebuah konflik yang timbul akibat tekanan-tekanan yang berasal
dari pekerjaan dan keluarga. Konflik peran ganda adalah situasi dimana
individu tidak bisa menstabilkan dirinya antara kondisi keluarga dengan
aturan pekerjaan, ditandai dengan penurunan kondisi psikologis dan fisik
dari setiap individu tersebut (Greenhaus, 2000).
Triaryati (2002) menjelaskan ketika seseorang menggunakan waktu
dan energi yang berlebihan untuk peran bekerja maka peran dalam keluarga
akan menghadapi kesulitan, begitu juga sebaliknya ketika seseorang
menghabiskan waktu dan energi yang berlebihan terhadap peran dalam
keluarga maka peran bekerja akan mengalami kesulitan.
Definisi konflik peran ganda menurut Rahmadita (2013) konflik peran
ganda merupakan wujud dari konflik antar peran yang mana tekanan peran
dari pekerjaan dan keluarga bertentangan, artinya terdapat dua peran yang
harus dijalankan dalam waktu yang bersamaan, yaitu sebagai istri, ibu dan
sebagai wanita yang bekerja dan juga sebagai suami, ayah dan seorang
pekerja.
Frone, Russell&Cooper (1992) mengartikan konflik pekerjaan
keluarga sebagai konflik peran yang terjadi pada karyawan, di mana di satu
sisi ia harus menyelesaikan tanggung jawabnya di tempat kerja dan di sisi
lain ia harus memperhatikan keluarganya dengan baik, sehingga sulit untuk
membedakan antara pekerjaan yang mengganggu keluarga atau keluarga
yang mengganggu pekerjaan.
Menurut Simon (2004) menjelaskan bahwa penyebab munculnya
konflik peran ganda dikarenakan adanya tuntutan dari pekerjaan dan
keluarga, sulitnya membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, dan
adanya tekanan dari pekerjaan membuat seseorang sulit untuk memenuhi
kebutuhan keluarga dan kewajiban pekerjaan yang seringkali membatalkan
rencana bersama keluarga
Comments
Post a Comment