Teori Kepuasan Kerja (skripsi, tesis, dan disertasi)

 Teori kepuasan kerja mencoba mengungkapkan apa yang membuat sebagian orang lebih puas terhadap pekerjaannya daripada beberapa lainnya. Teori kepuasan kerja terdiri dari dua teori yaitu Two-factor theory dab Value theory (Wibowo, 2007:301) dalam Kaswan (2012: 285). 1)Two-Factor TheoryTeori dua faktor merupakan teori kepuasan kerja yang menganjurkan bahwa Statisfaction(kepuasan) dan Dissatisfaction(ketidakpuasan) merupakan bagian dari kelompok variabel yang berbeda yaitu motivatir dari hygiene factor.Pada umumnya orang mengharapkan bahwa faktor tertentu memebrikan kepuasan apabila tersedia dan menimbulkan ketidakpuasan apabila tidak ada. Ketidakpuasan dihubungkan dengan kondisi disekitar pekerjaan (seperti kondisi kerja, pengupahan, keamanan, kualitas pengawasan, dan hubungan dengan orang lain) dan bukannya dengan pekerjaan itu sendiri, karena faktor ini mencegah reaksi negatif maka dinamakan sebagai hygineatau meintennance factors. Sebaliknya, kepuasan ditarik dari faktor yang terkait dengan pekerjaan itu sendiri atau hasil langsung dari padanya, seperti sifat pekerjaan, prestasi dalam pekerjaan, peluang promosi dan kesempatan untuk pengembangan dari dan pengakuan.2)Value TheoryMenurut konsep ini kepuasan kerja terjadi pada tingkatan di mana hasil pekerjaan diterima individu seperti yang diharapkan. Semakin banyak orang menerima hasil, akan semakin puas. Semakin sedikit mereka menerima hasil, akankurang puas. Value theory memfokuskan pada hasil manapun yang menilai orang tanpa memperlihatkan siapa mereka.Kunci menuju kepuasan dalam pendekatan ini adalah perbedaan antara aspek pekerjaan yang dimiliki dan diinginkan seseorang.Semakin besar perbedaan, semakin rendah kepuasan orang. Teori ini menganjurkan bahwa kepuasan kerja dapat diperoleh dari banyak faktor, sehingga cara yang efektif untuk memuaskan pekerja adalahdengan menemukan apa yang mereka inginkan dan apabila mungkin memberikannya. Mangkunegara (2007:120) mengemukakan teori tentang kepuasan kerja antara lain teori keseimbangan (equity theory),teori perbedaan (discrepancy theory), teori pemenuhan kebutuhan (need fullfilment theory), teori pandangan kelompok (social reference group theory),teori pengharapan (expectancy theory), dan teori dua faktor Herzberg

Comments

Popular Posts