Aspek-Aspek Kemandirian

 


Menurut Steinberg (2010), kemandirian seorang remaja awal terdiri
atas : (a) Emotional autonomy (kemandirian emosional); (b) Behavioral
autonomy (kemandirian tingkah laku); (c) Cognitive autonomy or value
autonomy (kemandirian kognitif atau kemandirian nilai). Aspek-aspek
tersebut dijelaskan sebagai berikut :
a. Emotional autonomy (kemandirian emosional)
Kemandirian emosional merupakan aspek kemandirian yang
menyatakan perubahan kedekatan hubungan emosional antar individu,
seperti hubungan emosional dengan orang tua. Dalam hal ini remaja
awal akan menekankan pada kemampuannya dalam melepaskan diri
dari ketergantungan pada orang tua dalam memenuhi kebutuhankebutuhan dasarnya.
b. Behavioral autonomy (kemandirian tingkah laku)
Kemandirian tingkah laku merupakan suatu kemampuan untuk
membuat keputusan-keputusan dan menindaklanjuti keputusan tersebut.
Remaja awal yang mampu menindak lanjuti keputusannya tersebut
mampu mempertimbangkan bagian-bagian alternatif dari tindakan yang
dilakukan. 
c. Cognitive autonomy or value autonomy (kemandirian kognitif atau
kemandirian nilai)
Kemandirian kognitif sering disebut juga sebagai kemandirian
nilai. Pada perkembangan kemandirian kognitif, diperlukan perubahan
yang melibatkan keyakinan, pendapat, dan nilai yang telah dipelajari
oleh remaja awal terutama tentang bagaimana remaja awal dalam
memikirkan masalah moral, politik dan agama

Comments

Popular Posts