Aspek-aspek Stres Akademik
Sarafino dan Smith (2011) membagi aspek-aspek stres akademik menjadi dua, yaitu :
1. Aspek Biologis
Aspek biologis dari stress yaitu berupa gejala fisik. Gejala fisik dari stress yang
dialami individu antara lain sakit kepala, gangguan tidur, gangguan pencernaan,
gangguan makan, gangguan kulit, dan produksi keringat yang berlebihan. Disamping
itu gejala fisik lainnya juga ditandai dengan adanya otot-otot tegang, pernafasan dan
jantung tidak teratur, gugup, cemas, gelisah, perubahan nafsu makan, maag, dan lain
sebagainya.
2. Aspek Psikologis
Aspek psikologis stres yaitu berupa gejala psikis. Gejala psikis dari stress antara lain:
• Gejala Kognisi (Pikiran)
Kondisi stres dapat mengganggu proses pikir individu.
Individu yang mengalami stres cenderung mengalami gangguan daya ingat,
perhatian, dan konsentrasi. Disamping itu Davis, Nelson & Agus (dalam Amin &
Al-fandi, 2007) menyebutkan bahwa gejala kognisi ditandai juga dengan adanya
harga diri yang rendah, takut gagal, mudah bertindak memalukan, cemas akan
masa depan dan emosi labil.
• Gejala Emosi
Kondisi stres dapat mengganggu kestabilan emosi individu.
Individu yang mengalami stress akan menunjukkan gejala mudah marah,
kecemasan yang berlebihan terhadap segala sesuatu, merasa sedih, dan depresi.
Gejala emosi lainnya juga ditandai dengan adanya perasaan tidak mampu
mengatasi masalah, merasa ketakutan atau ciut hati, merasa tertekan dan mudah
marah Wilkinson, 2002 ; Davis, Nelson & Agus (dalam Amin & Al- fandi, 2007)
Comments
Post a Comment